Elit PKS Beri Signal Tolak Pemindahan Ibu Kota Negara, Ini Beberapa Alasannya

Rencana pemindahan Ibu Kota Negara terus menjadi pro kontra di masyarakat. Banyak yang menilai harus dikaji, teliti dan uji dalam berbagai aspek

Elit PKS Beri Signal Tolak Pemindahan Ibu Kota Negara, Ini Beberapa Alasannya
Tribunnews
4 Fakta Menarik Gunung Mas Kalimantan Tengah yang Disebut Cocok Jadi Ibu Kota RI 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Rencana pemindahan Ibu Kota Negara terus menjadi pro kontra di masyarakat. Banyak yang menilai harus dikaji, teliti dan uji dalam berbagai aspek, sebelum pemindahan ibu kota negara.

Wacana Pemindahan Ibu Kota RI
Wacana Pemindahan Ibu Kota RI (Youtube Channel Kompas TV)

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengatakan tujuan pemindahan Ibu Kota Negara untuk pemerataan kurang tepat, dalam situasi ekonomi, sosial dan politik saat ini.

Mardani Ali Sera menilai, pemerataan pembangunan harusnya membuat pusat-pusat ekonomi dan industri di daerah-daerah, bukannya pindahkan ibu kota.

Baca: Anggaran Pendidikan Rp 505,8 Triliun Harus Tepat Sasaran, Sri Mulyani Bilang Begini

Baca: Delapan Orang Prajurit TNI Gugur Saat Diserang Kelompok Kriminal Bersenjata Papua, Sepanjang 2019

Baca: Warga Palestina Turut Merayakan Hari Ulang Tahun ke-74 Indonesia, Viral di Medsos

Baca: Unjuk Kemampuan Prajurit Lanal Sangatta di Pawai Kemerdekaan, Baku Tembak hingga Selamatkan Bupati

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera (Chaerul Umam/Tribunnews.com)

"Tujuan pemindahan untuk pemerataan kurang tepat, untuk situasi ekonomi, sosial, dan politik saat ini," ujar Mardani Ali Sera kepada Tribunnews.com, Minggu (18/8/2019).

Selain itu, Mardani Ali Sera mengatakan perlu juga melihat keuangan negara, utang, pengangguran, kemiskinan, beban ekonomi rakyat dan masalah-masalah lain.

"Pemindahan ibukota di kabupaten saja butuh dana banyak, apalagi ibu kota negara," tegas Mardani Ali Sera,

Bagi Mardani Ali Sera, ide pemindahan ibu kota ini merupakan masalah yang sangat serius dan berdampak luas.

Sehingga memerlukan kajian yang matang, cermat dan holistik.

"Kesiapan dana, infrastruktur, SDM, regulasi, ekonomi, politik, dan lainnya," ucap Mardani Ali Sera.

Halaman
1234
Editor: Aswin_Lumintang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved