Tips Kesehatan

Hindari Konsumsi Buah dan Sayuran Dijus, Ini Alasannya

Menurut dr Tan Shot Yen, dokter ahli nutrisi, sebaiknya buah dimakan dalam bentuk aslinya, bukan dalam bentuk jus.

Hindari Konsumsi Buah dan Sayuran Dijus, Ini Alasannya
Informasi Kesehatan dan Ramuan Tradisional
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Buah atau sayuran akan lebih terasa manfaatnya bagi tubuh tanpa diolah, seperti dijus.

Mendapatkan tubuh sehat dan fit merupakan dambaan tiap orang.

Selain olahraga, pola tidur, asupan makanan juga jadi perhatian. Di antaranya dengan mengonsumsi sayuran dan buah.

Tapi, sebagian orang lebih senang mengolah buah-buahan seperti dijus atau diambil sari-sarinya saja.

Namun menurut dokter ahli nutrisi, dr Tan Shot Yen, sebaiknya buah dimakan dalam bentuk aslinya, bukan dalam bentuk jus.

Baca: 5 TERPOPULER: Rocky Gerung Bandingkan Ahok & Anies, Profil Adian Napitupulu, Foto Baby Shower Puput

Baca: PENGAKUAN Pria Jual Istri Masih Berusia 16 Tahun dan Hamil 4 Bulan untuk Layanan Ranjang Bertiga

 

"Buah dan sayur memiliki kandungan gula yang terikat dengan serat.

"Serat ini punya fungsi kontrol, agar proses mencerna makanan berlangsung bertahap (3 jam).

"Jika serat ini dirusak dengan proses jus atau blender, maka gula akan bablas diserap cepat sekali dan bikin lonjakan gula darah," ujar Tan saat dihubungi Kompas.com, Kamis (15/8/2019).

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 Kementerian Kesehatan, menunjukkan bahwa adanya kenaikan prevalensi penyakit tidak menular (PTM) jika dibandingkan dengan Riskesdas 2013.

Akibatnya timbul penyakit, seperti kanker, stroke, penyakit ginjal kronis, diabetes melitus, dan hipertensi.

Halaman
123
Editor: Edi Sukasah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved