Episotomi Saat Melahirkan, Pengguntingan Organ Intim untuk Keselamatan Bayi

Ketika tiba waktu persalinan, dokter akan memutuskan apakah akan melakukan episotomi saat melahirkan atau tidak.

Episotomi Saat Melahirkan, Pengguntingan Organ Intim untuk Keselamatan Bayi
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketika tiba waktu persalinan, dokter akan memutuskan apakah akan melakukan episotomi saat melahirkan atau tidak.

Sebab terkadang episotomi saat melahirkan atau memotong bagian antara miss V dan anus perlu dilakukan.

Episotomi saat melahirkan dapat membuat pembukaan miss V sedikit lebih lebar sehingga memungkinkan bayi melewatinya dengan lebih mudah.

Pada beberapa kelahiran, episiotomi dapat membantu mencegah robekan yang parah atau mempercepat kelahiran jika bayi perlu dilahirkan dengan cepat.

Pada kelahiran pertama kali, miss V lebih sering mengalami cedera parah yang melibatkan otot dubur jika miss V robek secara spontan.

Sekitar satu dari tujuh persalinan melibatkan episiotomi untuk mencegah cedera parah ini terjadi.

Episiotomi akan direkomendasikan jika Si Kecil mengalami kondisi yang dikenal sebagai gawat janin, di mana detak jantung bayi menjadi jauh lebih cepat atau lebih lambat sebelum lahir.

Ini berarti bayi mungkin tidak mendapatkan cukup oksigen dan harus dilahirkan dengan cepat untuk menghindari risiko cacat lahir atau lahir mati.

Alasan lain untuk melakukan episiotomi adalah ketika perlu untuk memperlebar miss V sehingga instrumen, seperti forsep atau penghisap ventouse, dapat digunakan untuk membantu kelahiran.

Episiotomi biasanya merupakan prosedur sederhana.

Halaman
12
Editor: Rine Araro
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved