News
BMKG Imbau Warga Jangan Sembarang Membakar
Hampir seluruh wilayah Sulawesi Utara terkena musim kemarau hingga mengakibatkan berhektar-hektar lahan terbakar.
Penulis: | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Hampir seluruh wilayah Sulawesi Utara terkena musim kemarau hingga mengakibatkan berhektar-hektar lahan terbakar.
Kepala seksi Observasi dan informasi, BMKG Minut, Mohammad Candra Buana, menjelaskan, Kamis (15/8/2019), pihaknya sudah melakukan pembahasan dan rapat bersama Gubernur, Kepala SKPD dan para Bupati serta Wali Kota, membahas tentang musim kemarau saat ini.
"Kita mempersiapkan pencegahan terhadap kekeringan dan kebakaran hutan yang ada di wilayah Sulut," katanya, saat ditemuai diruang kerjanya.
Menurut dia, karena di Sulut sendiri terpantau sudah hampir seluruhnya, 20 hari lebih tidak turun hujan sehingga BMKG mengeluarkan dari status waspada dan siaga untuk bencana kekeringan
"Dipantau ada satu titik di Kota Manado, imbauan kita berhati-hati dalam pembakaran lahan pada kondisi angin kencang saat ini api sekecil apapun bisa mengakibatkan kebakaran besar," harapnya.
Lanjutnya, Secara umum awal musim hujan jatuh pada bulan Oktober hingga paling akhir di Bolaang Mongondouw Selatan pada April 2020.
Untuk wilayah Manado diperkirakan hujan pada bulan Oktober. (fer)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kebakaran-lahan-di-bolmong-07.jpg)