News

183 Calon Aparatur Sipil Negara Kementerian Agama Ikut Pelatihan Dasar

"Saya memulai karier PNS sebagai dosen yang ditempatkan di STAIN Manado kemudian dipindahkan ke Gorontalo menjadi pegawai struktural."

183 Calon Aparatur Sipil Negara Kementerian Agama Ikut Pelatihan Dasar
ISTIMEWA
183 Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Kementerian Agama yang terdiri dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) dan Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) serta Balai Diklat Keagamaan (BDK) Manado, mengikuti Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan Pertama di BDK Keagamaan Manado. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - 183 Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Kementerian Agama yang terdiri dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) dan Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) serta Balai Diklat Keagamaan (BDK) Manado, mengikuti Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan Pertama di BDK Keagamaan Manado.

Kakanwil Kemenag Sulut Dr H Abdul Rasyid MAg dalam paparannya saat memberikan materi menceritakan bagaimana perjalanan kariernya, pengalamannya sejak diangkat menjadi CPNS hingga memimpin kantor wilayah.

"Saya memulai karier PNS sebagai dosen yang ditempatkan di STAIN Manado kemudian dipindahkan ke Gorontalo menjadi pegawai struktural, lalu kembali ke Manado sebagai Kakanwil dan hingga kini belum pernah mengambil cuti setelah 29 tahun mengabdi," ujar Kakanwil, Kamis (15/8/2019).

Mantan Kepala Biro IAIN Gorontalo ini mengajak para ASN untuk meluruskan niat setelah resmi menjadi PNS Kementerian Agama. Karena dengan niat yang benar akan membuat kita menjadi pegawai yang memiliki integritas, disiplin dan loyalitas tinggi.

"Kalau niatnya jadi PNS ingin kaya, maka jangan jadi ASN. Karena jadi pegawai itu sesungguhnya tidak enak, tidak bebas, karena semua diatur dan diperintah pimpinan," ujar Kakanwil.

Orang nomor satu di jajaran kementerian agama provinsi sulawesi utara ini menjelaskan bahwa tugas utama kemenag adalah memberikan pembinaan dan pelayanan terhadap umat beragama. Dengan tugas utama itu, pastikan bahwa saudara memiliki kompetensi yang sesuai bidang keilmuan yang dimiliki, serta cara pandang keagamaan yang benar dan moderat.

"Saat menjadi ASN Kemenag, maka cara pandang keagamaan dan pemahaman idiologi negara dianggap telah selesai. Karena jangan sampai dikemudian hari ternyata kita merepotkan negara, hanya karena belum selesainya pemahaman idiologi negara dan cara pandang keagamaan kita itu yang belum selesai," ujar Abdul Rasyid.

Melalui kesempatan tersebut, Suami Hj Irma Hunta SAg ini mengajak para CPNS untuk mengembangkan kualitas diri, wawasan dan ketrampilan serta memperbaiki karakter dan kepribadian.

"Bukan masanya lagi berkarya kata, tetapi saatnya berkarya nyata," pungkasnya.

Turut hadir dan mendampingi Kakanwil, Kepala Balai Diklat Keagamaan Manado H Khaeroni SSos MSi, Kasubag Inmas Drs Hartono Bawenti MH serta seluruh widyaiswara BDK Manado. (fer)

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Fransiska_Noel
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved