Paskibraka

TERBARU Siswa Gagal Jadi Paskibraka Digantikan Anak Pejabat Berikan Klarifikasi Kejadian Sebenarnya

Koko kemudian juga mengklarifikasi pemberitaan yang sebagian menurutnya adalah hoaks atau tidak benar.

TERBARU Siswa Gagal Jadi Paskibraka Digantikan Anak Pejabat Berikan Klarifikasi Kejadian Sebenarnya
Kolase Facebook Yuni Rusmini/Tangkap Layar
anggota Paskibraka kecewa usai namanya dicoret 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Siswa Gagal Jadi Paskibraka Digantikan Anak Pejabat Berikan Klarifikasi Kejadian Sebenarnya.

Pengakuan seorang siswa yang gagal menjadi anggota Paskibra gara-gara anak pejabat viral di Facebook.

Koko Ardiansyah, siswa sebuah sekolah di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara mengaku sudah ukur baju namun kemudian namanya dicoret dari daftar anggota Paskibra.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyatakan tengah melakukan investigasi atas kasus ini.

Namun, setelah videonya viral, Koko kini memberikan klarifikasi.

Pengakuan Kecewa Anggota Paskibraka, Anak Yatim Berprestasi Diganti Anak Pejabat? Tanpa Seleksi
Pengakuan Kecewa Anggota Paskibraka, Anak Yatim Berprestasi Diganti Anak Pejabat? Tanpa Seleksi (Kolase FB Yuni Rusmini)

Klarifikasi itu disampaikan Koko melalui video yang salah satunya di unggah oleh akun twitter@maklambeturah, Kamis (15/8/2019).

Dalam klarifikasi terbarunya itu, Koko mengaku ia hanyalah cadangan anggota Paskibra Kabupaten Labuhanbatu.

BERITA POPULER:

Baca: BIODATA Adian Napitupulu, Tuama Manado Anggota Aktivis 98 yang Diisukan jadi Calon Menteri Agraria

Baca: (VIDEO) Pria dan Wanita Kepergok Polisi Berhubungan di Semak-semak, Polisi: Pake Celana Dulu

Baca: 5 Fakta Baru Anggota TNI Mutilasi Kasir Indomaret, Ternyata Korban yang Biayai Sekolah Prada DP

Menurut Koko, ia diganti karena satu dari dua siswa yang dikirim mengikuti seleksi anggota Paskibra di tingkat provinsi gagal sehingga siswa itu kembali bertugas di kabupaten dan menggeser posisi Koko.

"Saya mengklarifikasi bahwa disitu saya hanya sebagai cadangan. Dan kemarin saya tahu bahwasanya ada yang dikiirim ke provinsi dua orang putra dan yang lolos di provinsi itu cuman satu orang, yang satu itu balik lagi ke kabupaten, tugas di kabupaten."

"Karena saya diposisi cadangan kedua, posisi saya itulah yang digantikan oleh putra yang gagal masuk di provinsi itu," ujar Koko.

Halaman
123
Editor: Frandi Piring
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved