Kisah Tokoh

Sosok Pentolan Pemberontak yang Bikin Soekarno Nangis, Sampai Menghukum Mati Sahabatnya Sendiri

Salah satu keputusan berat yang harus diambil Soekarno adalah menandatangai vonis mati terhadap sahabatnya tersebut.

Sosok Pentolan Pemberontak yang Bikin Soekarno Nangis, Sampai Menghukum Mati Sahabatnya Sendiri
Kolase Tribun Manado/Foto dari berbagai sumber
Sosok Ini yang Pernah Bikin Soekarno Menangis, Hingga Hukum Mati Sahabatnya Sendiri 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kisah seorang Pentolan pemberontak yang Bikin Presiden Soekarno Menangis.

Kartosoewirjo, merupakan salah satu pentolan pemberontak DI/TII (Darul Islam/Tentara Islam Indonesia) atau NII (Negara Islam Indonesia) yang sempat membuat Soekarno menangis

Dilansir dari SOSOK.grid.id dalam artikel 'Bung Karno Menangisi Sahabatnya, Si Pria Pendek Bertubuh Kurus dan Rambut Keriting', Soekarno tak kuasa menahan tangis saat ia harus menandatangani surat keputusan untuk menghukum mati Kartosuwiryo

Yang membuat sedih Bung Karno bukanlah kelompok pemberontak tersebut, namun Kartosuwiryo pimpinan dari kelompok itu adalah sahabat masa muda Soekarno.

Kartosoewirjo, adalah salah satu kawan dari Soekarno kala masih menimba ilmu dan mondok di rumah HOS TJokroaminoto di Surabaya pada tahun 1918-an.

Ketika menjabat menjadi Presden pasca Kemerdekaan Indonesia, selang berapa tahun kemudia meletuslah pemberontakan yang dipicu kekecewaan dan dipimpin oleh sang sahabat, Kartosoewirjo.

Salah satu keputusan berat yang harus diambil Soekarno adalah menandatangai vonis mati terhadap sahabatnya tersebut.

Baca: BIODATA Adian Napitupulu, Tuama Manado Anggota Aktivis 98 yang Diisukan jadi Calon Menteri Agraria

Baca: 9 Pengakuan Mengejutkan Ahok Saat di Kupang, Ungkap Sifat Sang Istri & Singgung Soal Menteri Jokowi

Baca: Update Fakta Pembunuhan Satu Keluarga di Banten, Pelaku Bertopeng dan Diduga Pembunuhan Berencana

FOLLOW FACEBOOK TRIBUN MANADO

Karena Kartosoewirjo terbukti sebagai Imam dan Pimpinan Darul Islam/ Tentara Islam Indonesia (DI/TII).

Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo, berkas eksekusi mati tertulis nama itu berkali-kali disingkirkan dari meja kerja Soekarno.

Halaman
1234
Editor: Gryfid Talumedun
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved