44.821 Pengungsi Nduga Sangat Menderita dan Putus Asa, tapi Negara seperti Tak Hadir

Sebanyak 44.821 pengungsi Nduga sangat menderita. Mereka ketakutan dan putus asa. Namun, negara sepertinya tidak hadir membantu mereka.

44.821 Pengungsi Nduga Sangat Menderita dan Putus Asa, tapi Negara seperti Tak Hadir
Facebook
Pdt Dr Albertus Patty 

Tragedi Kemanusiaan Nduga

Oleh Albertus Patty

Pengungsi Nduga ternyata sangat banyak. Jumlahnya mencapai 44.821 orang.

Mereka berasal dari 31 distrik/kecamatan. Mereka semua adalah anggota dari 40 gereja yang berada di Nduga.

Mengapa mereka mengungsi? Mereka lari dari desa-desa dimana mereka hidup karena mereka tidak mau menjadi korban konflik dan kekerasan, antara kelompok bersenjata Papua dan TNI.

Mereka menjadi korban di tengah budaya kekerasan. Orang tua dan terutama anak-anak mengalami trauma berat.

Ketakutan! Putus asa! Kekerasan menjadi kerutinan. Ada banalitas kekerasan! Kekerasan melahirkan kekerasan! Ada lingkaran kekerasan yang terjadi di Nduga dan bahkan hampir di seluruh Papua.

Hidup dalam pelarian bukan solusi. Mereka dipaksa berlari dalam hutan rimba liar dan keras.

Tanpa makanan yang cukup. Anak-anak terserang sakit. Sebagian lagi mati sia-sia dalam kelaparan.

Di pengungsian pun tidak lebih baik. Akses kesehatan, pendidikan dan makanan sangat minim.

Halaman
123
Editor: Sigit Sugiharto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved