Polisi Bongkar Sindikat Penyeludupan Barang dari Tiongkok

Masuk ke wilayah Indonesia menggunakan truk melalui jalur darat. Lalu dibawa ke Pelabuhan Marunda melalui jalur laut.

Polisi Bongkar Sindikat Penyeludupan Barang dari Tiongkok
Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Polda Metro Jaya berhasil membongkar sindikat penyelundup barang ilegal seperti kosmetik, obat-obatan, bahan pangan, dan produk elektronik dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

Penyidik Ditreskrimsus juga sudah menangkap empat tersangka masing-masing, PL, H, EK, dan AH. AH merupakan warga RRT. Mereka ditangkap di Pelabuhan Tegar (Marunda Center Terminal), Bekasi, Jawa Barat.

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari tiga laporan yang masuk ke Polda Metro Jaya pada 27 Juli, 29 Juli, dan 7 Agustus 2019.

"Berawal dari anggota yang mendapat informasi, kita melakukan penyelidikan. Lalu, kita menindak dan menangkap empat tersangka. Mereka semua sudah dilakukan penahanan," kata Gatot dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (14/8/2019).

Barang-barang ilegal itu diselundupkan dari RRT melalui Malaysia. Lalu, barang tersebut masuk ke wilayah Indonesia melalui jalur darat ke Kalimantan Barat.

"Masuk ke wilayah Indonesia menggunakan truk melalui jalur darat. Lalu dibawa ke Pelabuhan Marunda melalui jalur laut. Nantinya, barang-barang itu dipasarkan di Jakarta seperti Pasar Asemka, wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sulawesi," ungkap Gatot.

Gatot menjelaskan, para tersangka menyelundupkan barang sebanyak empat kali dalam sebulan. Total pengiriman barang selama sebulan mencapai Rp 68 miliar.

"Dalam setahun, negara bisa dirugikan kurang lebih Rp 818 miliar. Tersangka ini sudah melaksanakan kegiatan selama 8 tahun, 5 tahun, ada juga yang baru setahun. Silahkan dihitung saja kalau setahun Rp 818 miliar, kalau 8 tahun kan bisa mencapai triliunan," jelas Gatot.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya 8 truk besar jenis fuso, 48.641 buah barang elektronik, dan 1.024.193 kosmetik dan obat-obatan. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat pasal berlapis Pasal 197 UU No. 36 tahun 2014 tentang Kesehatan, Pasal 140 UU No. 18 tahun 2012 tentang Pangan, Pasal 104 UU No. 7 tahun 2014 tentang Perdagangan, dan Pasal 62 UU No. 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Ancaman hukumannya diatas 5 tahun penjara. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Ungkap Penyelundupan Barang dari China, Nilainya Rp 818 M Setahun", https://megapolitan.kompas.com/read/2019/08/14/12521181/polisi-ungkap-penyelundupan-barang-dari-china-nilainya-rp-818-m-setahun

Editor: Charles_Komaling
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved