Jumat, 17 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

News

Manado Eco Family Hotel Segera Dibangun di Minahasa Utara, Lapangan Kerja Terbuka

"Di dalam kawasan seluas 200 hektar ini akan berdiri hotel 15 lantai yang terdiri dari 325 kamar."

Penulis: Fransiska_Noel | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUNMANADO/FRANSISKA NOEL
Manajemen PT Bhineka Mancawisata berkunjung ke Kantor Harian Tribun Manado, Selasa (13/8/2019). Mereka memaparkan proyeksi pembangunan Manado Eco Family Hotel di Minahasa Utara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - PT. Bhineka Mancawisata segera membangun Manado Eco Family Hotel di Kabupaten Minahasa Utara.

Hal ini terungkap saat manajemen berkunjung ke Kantor Harian Tribun Manado, Selasa (13/8/2019).

Tim yang terdiri dari Adi Herman Kristanto, Yulianto, Mr Lyndon, Arsitek Archicha Danisworo Direktur PT PDW, Presiden PT Mitra Konstruksi Oong Irianto, dan penasehat perusahaan Suryopratomo diterima langsung Pimpinan Redaksi Harian Tribun Manado, Sigit Sugiharto.

Arsitek Archicha Danisworo, dalam pemaparan proyeksi proyek pembangunan Manado Eco Family Hotel menuturkan, lokasi hotel berkonsep eco green resort bintang lima ini berada di Desa Paputungan, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara.

"Proyek ini tentu menjadi bagian dari implementasi terhadap program Presiden Jokowi untuk mengembangkan Minahasa Utara dari sektor pariwisata. Selaras dengan harapan Presiden juga untuk menjadikan Manado sebagai poros wisata nasional," terangnya.

Hotel ini akan berdiri di lahan seluas 200 hektar, dengan konsep, desain bangunan, sampai pengelolaan kawasan sangat eco green dan menjunjung tinggi pelestarian lingkungan.

View cantik Manado Tua, sunset cantik, hijaunya hutan bakau akan menjadi daya tarik hotel ini.

"Di dalam kawasan seluas 200 hektar ini akan berdiri hotel 15 lantai yang terdiri dari 325 kamar. Kamar-kamar yang dibangun akan dibuat dengan desain agar menyerong lengkap dengan teras penuh tanaman dan bunga, tujuannya untuk menyerap radiasi panas matahari. Terdapat juga lagoon dengan deretan vila air, dikelilingi vila pantai juga, garden party hall, termasuk ruang pertemuan yang bisa menampung hingga 1.200 orang," paparnya.

Menurut Danisworo, untuk mendukung konsep hijau juga, maka di dalam kawasan juga akan dibangun kebun buah-buahan, kebun binatang mini untuk anak-anak, kebun bunga, dan spot permainan anak.

"Untuk Garden Resort Villa yang akan dibangun di sekitar hotel, dibuat dengan konsep terinspirasi dari resort yang ada di Ubud Bali. Dari hasil survey kami, kawasan itu merupakan perbukitan dan lembah hijau, dan vila-vila ini akan dikhususkan bagi wisatawan yang ingin menginap di lokasi yang lebih privat dan terhubung dengan alam."

Akan ada juga adventure forest dibangun di kawasan hotel. "Dikhususkan bagi mereka yang hobi hiking, climbing, termasuk ada zipline park juga."

Memperhatikan kesejahteraan warga di sekitar kawasan hotel juga menjadi prioritas.

"Di kawasan akan kami bangun pasar seni, dimana warga di sekitar bisa jualan souvenir disini, jual hasil kerajian tangan ke tamu hotel. Disini turis dan tamu bisa belajar main kolintang juga, dan belajar budaya setempat."

Khusus untuk warga nelayan dipastikan tidak akan dibatasi akses mata pencahariannya di kawasan sekitar hotel.

"Tanaman bakau yang ada di sekitar hotel akan kami percantik, dan nelayan yang sehari-hari memang mencari ikan di sekitar kawasan ini tidak akan kami batasi aksesnya. Bahkan sejumlah dermaga yang ada akan kami pugar supaya lebih bagus."

Pihaknya memastikan terbukanya lapangan kerja untuk warga lokal yang ingin bekerja di kawasan hotel.

Ditargetkan hingga 500-800 tenaga kerja lokal akan terserap mulai dari pra proyek hingga saat operasional hotel berjalan. Tenaga kerja kasar hingga yang menguasai skill dipastikan akan direkrut.

Proyek ini ditargetkan selesai pada bulan Desember 2020 mendatang. (ika)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved