Berita Minahasa

Begini Jadinya Jika Kebijakan Revolusi 4.0 Diterapkan Pada Pegawai Medis

Berbagai rencana sedang disiapkan oleh pemerintah agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa seirama dengan revolusi industri 4.0

Begini Jadinya Jika Kebijakan Revolusi 4.0 Diterapkan Pada Pegawai Medis
Tribun manado / Andreas Ruaw
Dirut RSUD Noongan Merry Mawardi (kedua kiri) 

Begini Jadinya Jika Kebijakan Revolusi 4.0 Diterapkan Pada Pegawai Medis

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berbagai rencana sedang disiapkan oleh pemerintah agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa seirama dengan revolusi industri 4.0.

Salah satunya yakni terkait fleksibilitas dalam bekerja, bila selama ini PNS banyak menghabiskan waktu bekerja di kantor, maka kali ini para ASN akan lebih banyak di luar kantor.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) mengaku sedang membuat rencana agar PNS bisa bekerja lebih fleksibel, tidak melulu di kantor.

Namun begitu, tidak semua aspek dapat beradaptasi dengan kebijakan tersebut, salah satunya para ASN yang bekerja di bidang keperawatan.

Menurut Dirut RSUD Noongan Merry Mawardi mengungkapkan, jikalau pun kebijakan ASN 4.0 diberlakukan, masih sulit diterapkan di kalangan pegawai bidang keperawatan.

"Kalau di bidang kesehatan aturan tersebut sangat sulit dilakukan, karena seperti kita ketahui bersama kalau aturan itu diterapkan kepada perawat maka bagaimana caranya pegawai rumah sakit akan merawat pasiennya," tandas Merry Mawardi di Langowan, Selasa (13/8/2019).

BERITA POPULER:

> Buka-bukaan Kivlan Zein-Wiranto hingga Rumor Terbaru Kabinet Jokowi

> Mahfud MD Duga Enzo Sejak Awal tak Memenuhi Prasyarat Jadi Bagian dari TNI: Sebaiknya Diberhentikan

> Dicekoki Miras Hingga Mabuk, 3 Pemuda Merudapaksa Gadis 13 Tahun di Tengah Sawah

Demikian diungkapkan oleh Kepala Bidang perawatan RSUD Noongan Berounly Starley.

Kata dia kebijakan dari Kemenpan RB harus dipertimbangkan kembali, terutama di kalangan petugas medis.

"Kebijakan yang baik, karena kedepannya kinerja dari ASN bisa bekerja dari rumah, jadi kita tidak terikat dari dinas. Tapi, seandainya itu diberlakukan tetap ada aturan agar bisa tertata karena kalau untuk perawat sendiri agar dipertimbangkan untuk membaginya dengan shift, jadi tidak semua bekerja di luar jam dinas," ungkapnya.

SUBSCRIBE VIDEO TRIBUN MANADO:

KABAR ARTIS:

> Geram Disebut Jelek dan Tidak Terkenal, Lucinta Luna Ditantang Penyanyi Malaysia Upiak Isil

> Santai, Gading Marten Bongkar Alasan Bercerai dari Gisella Anastasia

> Wirang Sebut Orang Yang Melakukan Teror Sering Hadir di Mimpinya Ruben : Tapi Kamu Tepis Itu Semua

FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN MANADO:

BACA JUGA:

> Begini Tanda-tanda Sebelum Terkena Stroke, Dokter Sarankan Lakukan Hal ini

> Dua Kapal Ini Bertabrakan di Laut, 4 Turis Asing dan 3 Karyawan Resort Luka-luka

> Olly Dondokambey Tegaskan Joune Ganda Bukan Orang Baru di PDIP

LIKE FACEBOOK TRIBUN MANADO:

KABAR SULUT UNITED:

> Seri dengan Persik, Sulut United Tertahan di Peringkat 5 Klasemen Liga 2 Grup Timur

> Sulut United Draw dengan Persik di Klabat, ini Tanggapan Herry Kiswanto, Sesali Pinalti Eksel

> Full Time: Sulut United vs Persik Kediri Skor Akhir 2-2, Eksel Cs Gagal Raih 3 Poin

Penulis: Andreas Ruauw
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved