Sejarah

Respon Soekarno Atas Sikap Belanda dan Amerika pada Kisruh Irian Barat, Gunakan Diplomasi Bersenjata

Indonesia Beralih Diplomasi atas sikap Belanda dan Amerika yang sebelumnya keras kepala kukuh agar Irian Barat jadi negara sendiri.

Respon Soekarno Atas Sikap Belanda dan Amerika pada Kisruh Irian Barat, Gunakan Diplomasi Bersenjata
Net
Soekarno 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Respon Pemerintah Indonesia atas aksi Politik yang diutaran Amerika dan Belanda terkait Irian Barat.

Indonesia ingat betul pada 1 Desember 1961, 70 figur politik Papua sembrono mengibarkan bendera Bintang Kejora di Irian Barat.

Celakanya mereka mencoba bermain api dengan menyandingkan pengibaran Bintang Kejora dengan bendera Merah-Putih-Biru milik Belanda.

Hari itu para elite Papua pengikut Belanda juga menyepakati untuk memberi nama Papua Barat.

Bahkan meresmikan lagu kebangsaan 'Hai Tanahku Papua' dengan lambang negara 'Burung Mambruk' serta semboyan 'Satu Rakyat, Satu Jiwa.'

Aksi 'teatrikal' ini mendapat respon keras dari pemerintah Indonesia.

Indonesia memandang Belanda mencoba membuat negara boneka Papua dengan aksi teatrikal itu.

Baca: NET TV Dikabarkan Bangkrut dan PHK Massal, Wishnutama Diserang Banyak Pertanyaan, Ini Penjelasannya

Baca: Gadis 18 Tahun DISUNTIK Ayah, Adik dan Kakak Kandung Sebanyak Ratusan Kali

Baca: Buron 3 Hari, Tersangka Pembunuhan Ni Putu Yuniawati di Bali Tertangkap di Mitra, Kronologi Kasusnya

FOLLOW FACEBOOK TRIBUN MANADO

Mengutip Asvi Warman Adam : Determinasi Soekarno Memilih Hari Proklamasi yang diterbitkan oleh Majalah Intisari No.635 Agustus 2015,

18 hari kemudian untuk merespon aksi teatrikal itu, Soekarno langsung mengumandangkan Tri Komando Rakyat (Trikora) di Yogyakarta.

Halaman
123
Editor: Gryfid Talumedun
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved