Breaking News:

Sejarah Indonesia

Kisah Soekarno Geram ke Menlu AS, Ucapan Terkenal Bawa Irian Barat Kembali ke Tanah Ibu Pertiwi

Diplomasi bersenjata Indonesia membuahkan hasil dimana pada tanggal 1 Mei 1963 Irian Barat kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi.

Editor: Frandi Piring
Kolase Foto Kiddle/Net/tribunnews
Menlu AS Christian Herter dan Bung Karno 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kisah Soekarno Geram ke Menlu AS, Ucapan Terkenal Bawa Irian Barat Kembali ke Tanah Ibu Pertiwi.   

Kejadian itu terjadi lantaran Soekarno merasa geram karena masalah Irian Barat (sekarang Papua) beberapa kali tak dibahas dalam sidang PBB. 

Dilansir dari SOSOK.grid.id dalam artikel 'Lontarkan Ancaman yang Buat Menlu Amerika Ketar-Ketir, Soekarno : Kami Terpaksa Melakukan Politik Memakai Senjata', masalah ini berawal saat 70 figur politik Papua sembrono mengibarkan bendera Bintang Kejora di Irian Barat pada 1 Desember 1961

Mereka mencoba menyandingkan pengibaran Bintang Kejora dengan bendera Merah-Putih-Biru milik Belanda.

Hari itu para elite Papua pengikut Belanda juga menyepakati untuk memberi nama Papua Barat dan meresmikan lagu kebangsaan 'Hai Tanahku Papua' dengan lambang negara 'Burung Mambruk' serta semboyan 'Satu Rakyat, Satu Jiwa.'

Ir Soekarno - Presiden RI Pertama
Ir Soekarno - Presiden RI Pertama (Net/Via Tribun Jateng)

Baca: Kisah Pasukan TNI AL Terserang Sakit Perut Gara-Gara Masakan Manado Saat Operasi Trikora

Baca: Nasib Monumen Trikora di Pulau Lembeh (1)

Baca: Personel KRI Tongkol Bersihkan Monumen Trikora

Aksi 'teatrikal' ini mendapat respon keras dari pemerintah Indonesia.

Mengutip Asvi Warman Adam: Determinasi Soekarno Memilih Hari Proklamasi yang diterbitkan oleh Majalah Intisari No.635 Agustus 2015, 18 hari kemudian untuk merespon aksi teatrikal itu, Soekarnolangsung mengumandangkan Tri Komando Rakyat (Trikora) di Yogyakarta.

Sengaja Soekarno mengumandangkan Trikora pada 19 Desember 1961 untuk mengingat Agresi Militer Belanda pada 19 Desember 1948 di Yogyakarta.

Prajurit Koppasus - Serangan Trikora
Prajurit Koppasus - Serangan Trikora (Tribunnews)

Menindaklanjuti seruan ini, maka Angkatan Perang Indonesia membentuk Komando Mandala yang dikomandani oleh Soeharto.

Beralihnya diplomasi Indonesia yang semakin agresif ini karena sikap Belanda dan Amerika Serikat yang sebelumnya keras kepala kukuh agar Irian Barat jadi negara sendiri.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved