Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Idul Adha 2019

Idul Adha 2019 - Berikut Tata Cara Memotong Hewan Kurban yang Baik dan Benar

Dalam literatur agama Islam, Idul Adha berawal ketika Nabi Ibrahmi mendapat mimpi yang diyakininya dari Allah.

Penulis: Rizali Posumah | Editor: Rizali Posumah
Daging Kambing 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hari Raya Idul Adha jatuh pada 10 Dzulhijjah, atau 11 Agustus 2019 ini. 

Idul Adha merupakan salah satu hari besar bagi umat Islam selain Idul Fitri. 

Idul Adha ada untuk memperingati kisah pengorbanan Nabi Ibrahim dan Ismail.

Agar manusia mengambil ibrah dari kisah dua tokoh ini.

Idul Adha diperingati sebagai peristiwa kurban atau hari raya kurban.

Dalam literatur agama Islam, Idul Adha berawal ketika Nabi Ibrahmi mendapat mimpi yang diyakininya dari Allah.

Di mana dalam mimpi tersebut, dia diharuskan mengorbankan anaknya, Ismail, untuk membuktikan ketaatannya kepada Allah. 

Berita Populer

Baca: Ibadah Haji 2019, Hal Langka Terjadi, Hujan Deras Guyur Padang Arafah

Baca: Ketika Anak Ruben Onsu Mau Tabrak Sarwendah Sampai Mati, Ternyata Disuruh Pria yang Thalia Tunjuk

Baca: Ada 4 Orang yang Menginginkan Kehancuran dan Nyawa Ruben Onsu: Bukan Soal Rumah Angker

Nabi Ibrahim pun mengimani mimpi tersebut dan bersedia mengorbankan putranya untuk Allah.

Saat hendak mengurbankan Ismail, Allah menggantinya dengan domba.

Dan sejak saat itu, setiap umat Muslim yang mampu diperintahkan untuk melakukan kurban.

Hasil kurban ini dibagikan kepada kaum fakir miskin.

Dilansir dari Tribun Jakarta, suasana Idul Adha selalu identik dengan hadirnya sejumlah tempat penjualan hewan kurban baik sapi maupun kambing.

Nantinya hewan-hewan tersebut akan disembelih pada saat hari H Idul Adha tiba.

Berikut tata cara penyembelihan hewan kurban sesuai dengan syariat islam, mulai dari lokasi, sarana, alat dan bahan.

Berita Seleb

Baca: Kini Sukses, 5 Artis Ini Pernah Hidup Susah, Ada yang Jadi Pengamen Jalanan Hingga Supir Truk

Baca: Terungkap Masa Lalu Lee Jeong Hoon Sebelum Jadi Artis, Hidup Miskin hingga Tinggal di Gudang

Baca: Dekat dengan Gading Marten, 4 Artis Cantik Ini Ulang Tahun di Hari yang Sama, Apa Kata Gading?

1. Pada saat penyembelihan hewan kurban, lokasi tempat penampungan dan penanganan daging harus terpisah

2. Tempat penyembelihan haruslah diberikan pembatas atau penutup agar tak dilihat orang banyak maupun hewan kurban lainnya

3. Sediakan pisau dan pengasahnya, untuk sapi panjang mata pisau minimal 30 cm, kambing/domba minimal 20 cm).

Ketajaman pisau bisa dicoba dengan cara membelah kertas A4 secara vertikal maupun sekali tebas

4. Tersedia lubang penampungan darah dengan ukuran: 
• Panjang x lebar untuk domba/kambing dan sapi/kerbau 0,5 m x 0,5 m (setiap 10 ekor hewan; 
• Kedalaman 0,5 m untuk domba/kambing dan untuk sapi/kerbau 1,0 m (setiap 10 ekor hewan);

5. Tersedia penyangga kepala untuk memudahkan 
penyembelihan, dapat terbuat dari balok kayu atau bahan lain yang sesuai dengan ukuran ukuran 7 cm x 15 cm x 75 cm

6. Lantai/alas tempat penyembelihan tidak licin dan tidak langsung menyentuh tanah

7. Tali tambang dengan diameter minimal 2 cm;

8. Sarana air bersih yang cukup dan sabun untuk membersihkan peralatan dan tangan

Selanjutnya memasuki proses persiapan penyembelihan, para petugas kurban harus memastikan hewan kurban tidak diberikan makan dalam kurun waktu 12 jam terakhir.

Melainkan hanya sekedar minum saja yang diperbolehkan.

Kemudian bagi hewan yang baru tiba di lokasi penyembelihan diistirahatkan terlebih dahulu selama tiga jam terakhir.

Selain itu, sebelum menyembelih, petugas harus memastikan hewan kurban sudah dalam posisi rebah yang benar agar memudahkan tiap proses penyembelihan.

Kemudian baru mengikat kaki hewan namun tak menyakiti.

Dalam proses ini, petugas harus memastikan posisi ekor hewan terutama sapi/kerbau dalam posisi tak tertekuk dan tidak mendudiki jewan tersebut.

Selanjutnya, kepala hewan diletakan pada alat penyangga yang tadi telah dibuat.

Kemudian pisau diposisikan di bawah dagu (posisi tulang leher 1- 3 dan penyembelih membaca “Bismillahi Allahu Akbar”.

Pada proses ini, penyembelihan dilakukan dengan memotong 3 saluran yakni pembuluh darah, saluran nafas dan saluran makan, sekaligus dengan sekali tarikan.

Lalu hewan dibiarkan, sampai darah tidak memancar lagi dan hewan benar-benar mati atau tidak ada refleks kornea dalam kurun waktu kurang lebih selama 2 menit.

Setelah itulah hewan kurban bisa diproses untuk dikuliti atau dipilah dagingnya.

Berita Terkait

Baca: Tak Khawatir Kolesterol Naik, Ini Deretan Makanan yang Bisa Dikonsumsi Setelah Makan Sate Kambing

Baca: Ibadah Haji 2019, Hal Langka Terjadi, Hujan Deras Guyur Padang Arafah

Baca: Saat Iduladha Ada Beberapa Hal Yang Tak Boleh Dilakukan, Jangan Makan Sebelum Salat Id

Lihat Tribunjakarta.com dengan judul Ini Panduan Pemotongan Hewan Kurban yang Baik dan Benar.

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved