News

Bupati Aceh Buat Kebijakan Larangan Terbang Saat Iduladha, Lion Air Ubah Jadwal

Lion Air Group akan mengkaji perubahan jadwal penerbangan dari dan menuju Aceh saat perayaan Hari Raya Idul Adha.

Bupati Aceh Buat Kebijakan Larangan Terbang Saat Iduladha, Lion Air Ubah Jadwal
Istimewa
Pesawat Lion Air Boeing 737-900ER 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Lion Air Group akan mengkaji perubahan jadwal penerbangan dari dan menuju Aceh saat perayaan Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada Minggu (11/8) mendatang.

Kajian perubahan jadwal dilakukan untuk memenuhi larangan terbang dari dan menuju Bandar Udara Sultan Iskandar Muda yang diterbitkan oleh Bupati Aceh Besar Mawardi Ali.

Sebelumnya, Bupati Aceh Besar Mawardi Ali mengeluarkan larangan terbang dari dan menuju kota tersebut pada hari Idul Adha. Larangan ini dikeluarkan untuk mentaati peraturan dan UU Syariat Islam yang berlaku di Aceh.

Tujuan lain, agar seluruh komunitas bandara dan kru pesawat dapat melaksanakan shalat Idul Adha di bandara atau ditempat masing-masing.

Menanggapi hal itu, Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan perusahaan akan menaati aturan yang diterbitkan oleh pemerintah daerah setempat.

Untuk itu, maskapai akan mengkaji perubahan jadwal agar tidak ada penerbangan yang berlangsung pada pukul 00.00 sampai 12.00 saat Idul Adha sesuai larangan Bupati Aceh Besar.

Meski demikian, perubahan jadwal sejatinya bukan hal yang mudah. Pasalnya, maskapai tidak sekadar mengubah jadwal penerbangan langsung (direct flight), tetapi juga penerbangan transit.

Padahal, perubahan jadwal penerbangan transit akan mempengaruhi jadwal penerbangan ke kota-kota lain. Untuk itu, maskapai perlu waktu untuk memastikan perubahan jadwal tidak saling bertabrakan.

"Kami masih mempertimbangkan dan analisa dalam rangka meminimalisasi (potensi jadwal bertabrakan), karena di Aceh juga ada pesawat kami yang bermalam," ujar Danang saat berbincang dengan awak media di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (8/8).

Untuk mengubah jadwal penerbangan, maskapai seharusnya melakukan sinkronisasi reservasi bagi penumpang penerbangan transit lebih dulu. Bila jadwal memungkinkan, maskapai akan melakukan penjadwalan ulang (reschedule).

Halaman
12
Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved