Berita Minsel

Benteng Portugis Jadi Saksi Sejarah di Amurang

Benteng ini sudah berumur ratusan tahun dan merupakan saksi sejarah perkembangan Kecamatan Amurang Raya dan sekitarnya.

Benteng Portugis Jadi Saksi Sejarah di Amurang
TRIBUN MANADO/ALPEN MARTINUS
Benteng Portugis di Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Sabtu (2/11/2013). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara, memiliki lokasi peninggalan sejarah masa lampau yakni Benteng Portugis yang berlokasi di Kelurahan Uwuran Dua, Kecamatan Amurang.

Benteng ini sudah berumur ratusan tahun dan merupakan saksi sejarah perkembangan Kecamatan Amurang Raya dan sekitarnya.

Jika kita jalan-jalan ke benteng tersebut, akan disambut tulisan 'Benteng Amurang' dengan logo Kabupaten Minahasa Selatan dan logo Kementerian Pendidikan serta Kebudayaan.

Di bagian depan kiri benteng terpampang tulisan “Cagar Budaya Benteng Portugis (Amurang), dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Balai Pelestarian Cagar Budaya Gorontalo, dengan wilayah kerja Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo.

Selain itu terpampang juga Benteng Portugis ini dilindungi Undang-undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

Benteng Portugis berdiri di atas lahan berukuran 25 meter x 50 meter.

Dahulunya area benteng ini sangat luas.

Namun akibat peperangan, pembuatan jalan dalam kota, pembangunan, dan populasi penduduk menjadikan area benteng kecil seperti sekarang.

Benteng Portugis ini sebagai benteng pertahanan dan perlindungan dari perompak pada waktu itu.

Banyak masyarakat sekitar benteng masih meyakini jika harta benda Bangsa Portugis, Spanyol dan Belanda masih tersimpan di dalam benteng.

Halaman
12
Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved