News

Mantan Kasal Marsetio Kunjungi RBN Ma'zani, Bersama Unima Kembangkan Kolintang

"Kolintang jembatan kepada jenis kesenian yang lain seperti yang kita lihat (pertunjukkan menyanyi Kabasaran dengan musik Kolintang)."

Mantan Kasal Marsetio Kunjungi RBN Ma'zani, Bersama Unima Kembangkan Kolintang
TRIBUNMANADO/DAVID MANEWUS
Mantan Kasal Marsetio Kunjungi RBN Ma'zani, Kerja Sama Dengan Unima Kembangkan Kolintang 

Laporan Wartawan Tribun Manado, David Manewus

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI (Purn) Marsetio mengunjungi Rumah Budaya Nuzantara (RBN) Ma'zani Tomohon, Kamis (8/8/2019) malam ini. Ia berkunjung sebagai sebagai Ketua Dewan Penasihat Persatuan Insan Kolintang Nasional (Pinkan).

Marsetio dan rombongan juga membangun kerja sama dengan Fakuktas Seni dan Budaya (FSB) Universitas Negeri Manado (Unima). Itu untuk pengembangan Kolintang.

Pemilik RBN Joudy Aray dalam sambutan mengatakan RBN berawal dari Sanggar Ma'zani tahun 2004.

Tahun 2012 Kementrian pendidikaan kebudayaan menetapkan RBN sebagai titipan membina sanggar-sanggar yang ada.

"Kolintang jembatan kepada jenis kesenian yang lain seperti yang kita lihat (pertunjukkan menyanyi Kabasaran dengan musik Kolintang) sebelum acara dimulai. Kabasaran sebagai seni kuno di mana kolintang menjadi jembatan pertunjukkannya," katanya.

Ia mengatakan RBN dibuat agar semakin banyak orang mencintai budaya sendirinya. Unesco juga katanya mengisyaratkan agar semakin banyak pemain dan pelatih kolintang.

"Kami juga sementara mengembangkan pusat seni pertunjukkan. Ini sementara dirampungkan," ujarnya.

Dengan semua ini katanya Kolintang bisa menjadi kegiatan andalan pariwisata dunia. Dunia pariwisata pilarnya entertain.

"Semoga Kolintang tetap primadona. Itu untuk kini yang akan datang," katanya.

Ia juga bermimpi adanya SMK kejuruan Kawaritan Kolintang. Dengan itu Kolintang bisa berkembang.

Pembantu Rektor (PR) IV Unima Drs Jim Ronny Tuna M.Hum mengatakan Unima berasal dari IKIP. Adanya kerja sama seni katanya meningkatkan peringkat prestasi Unima.

"Karena itu di sini ada Dekan Fakultas Bahasa dan Seni Dr. Donald Ratu MHum. Perlu bersinergi dengan pengajar musik-musik tradisional," ujarnya.

Marsetio berterima kasih atas kerja sama dengan Unima. Ia juga berterima kasih kepada Joudy Aray atas pengembangannya untuk Kolintang.

"Saya terkejut dengan adanya ansamble (Kolintang dan Kabasaran). Juga adanya Prof Perry Rumengan (yang hadir) sebagai analis musik," katanya.
Ia berharap Kolintang terus dikembangkan. Itu juga akan bertambah berkat kerja sama dengan Unima. (dma)

Penulis: David_Manewus
Editor: Fransiska_Noel
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved