Editorial Tribun Manado

Waspada Kebakaran Hutan

Tahun 2015, Sulut juga mengalami karhutla yang cukup parah. Kala itu 18.435 hektare kawasan hutan yang tersebar di wilayah Provinsi Sulut terbakar.

Waspada Kebakaran Hutan
ISTIMEWA/DOKUMEN ALO WADI
Peristiwa kebakaran hutan yang melanda Taman Wisata Alam (TWA) Batuputih Kecamatan Ranowulu. Foto merupakan dokumentasi dari tour guide lokal Alo Wadi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - PRESIDEN Joko Widodo atau Jokowi tak mau kebakaran hutan dan lahan (karhutla) 2015 terulang kembali.

Jokowi pun menegaskan tak segan mencopot para Kapolda, Kapolres, Danrem, hingga Pangdam yang tidak mampu mengatasi karhutla.

Sang presiden mengingatkan bahwa aturan mainnya masih sama seperti tahun 2015.

‘Ancaman’ presiden tersebut disampaikannya ketika melakukan rapat koordinasi pengendalian karhutla.

Presiden kemudian menyinggung kebakaran hutan pada 2015 yang menimbulkan kerugian hingga Rp 221 triliun.

Jika dibandingkan 2015, Jokowi mengatakan karhutla tahun ini menurun 81 persen.

Namun dibandingkan 2018, tahun 2019 justru mengalami kenaikan. Harusnya kata Jokowi, tiap tahun harus mengalami penurunan.

Jokowi meminta agar pemerintah daerah berkoordinasi dengan Kapolda dan Pangdam dalam menangani kebakaran hutan hingga melakukan pencegahan.

Baca: Gelombang Panas Tewaskan 65 Orang di Jepang

Baca: ODSK Antisipasi Kebakaran Lahan dan Hutan, Sudah Terjadi Kasus di 4 Kabupaten

Menurut dia, menghilangkan karhutla memang sulit, tetapi harus ditekan dengan pencegahan.

Tahun 2015, Sulut juga mengalami karhutla yang cukup parah.

Halaman
123
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved