Kongres PDIP

Jokowi Berpeluang Ganti Megawati di Kursi Ketum Partai PDIP, Sosok Ini yang Jadi Lawannya

PDI Perjuangan menggelar Kongres V di Bali, pada 8-11 Agustus 2019. Salah satu agenda utama yang akan dijalani adalah pemilihan ketua umum baru.

Penulis: Rhendi Umar | Editor: Rhendi Umar
Riaupos.co
Jokowi dan Megawati 

TRIBUNMANADO.CO.ID - PDI Perjuangan menggelar Kongres V di Bali, pada 8-11 Agustus 2019.

Salah satu agenda utama yang akan dijalani adalah pemilihan ketua umum baru.

Megawati Soekarno Putri disebut masih akan memimpin PDI Perjuangan, karena dinilai masih memiliki kapabilitas mengawal program partai agar bersinergi dengan program Pemerintahan.

Padahal, Megawati sempat mengakui ingin beristirahat memimpin partai.

"Saya berkata pada diri saya, mereka (kader) itu kok enggak kapok-kapok. Saya sebetulnya sudah dari tahun lalu mau pensiun. Karena tidak mudah apalagi seorang wanita menjadi ketua umum partai di Republik ini," ujar Megawati, pada tahun 2017 lalu.

Megawati juga mengungkapkan, adanya kader partai yang mempertanyakan perihal dirinya yang terus menjadi nominasi calon tunggal ketua umum PDI-P. 

"Orang mengatakan masa Bu Mega terus (yang dicalonkan menjadi ketum), saya bilang terserah," kata Megawati.

Jokowi Berpeluang Duduki Kursi Ketum Partai

Pengamat politik senior J. Kristiadi menilai PDI Perjuangan sudah terlalu identik dengan Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno (Bung Karno).

Kepemimpinan PDI Perjuangan sulit lepas dari trah Soekarno.

"PDI Perjuangan ini parpol yang punya suatu mitologi yang namanya Bung Karno. Nah mitologi itu juga bisa dibawa dalam proses kepemimpinan," kata Kristiadi di Kantor PARA Syndicate, Jakarta Selatan, Jumat, 2 Agustus 2019.

BERITA TERPOPULER: Imam yang Suruh Oknum TNI Bakar Jasad Kasir Indomaret Ditemukan Tewas Tenggelam, Makamnya Dibongkar

BERITA TERPOPULER: Prabowo Gabung Pemerintah Demi Kepentingan Capres 2024, Pengamat: Megawati Sulit Menolak

BERITA TERPOPULER: Prabowo Berpeluang Cari Pasangan dari PDIP di Pilpres 2024, Pengamat: Benang Merah Ditarik Kembali

Kristiadi menyebut ini pula yang membuat tokoh di luar trah Soekarno cukup berat menjadi ketua umum PDI Perjuangan setelah Megawati Soekarnoputri.

Salah satu tokoh di luar trah Soekarno yang digadang-gadang menjadi calon potensial memimpin PDI Perjuangan di masa depan adalah Presiden Joko Widodo. 

"Menurut saya, secara dalil demokrasi (Jokowi) selalu bisa (berpeluang memimpin PDI Perjuangan)," tutur dia.

Namun, Kristiadi menilai segala kemungkinan soal calon pemimpin PDI Perjuangan di masa depan masih bisa terjadi. Termasuk, pemikiran kalau tongkat estafet kepemimpiman PDI Perjuangan tak melulu harus dipegang keturunan Soekarno secara biologis.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved