NEWS

Gara-gara Pemadaman Listrik, Kantor PLN 'Mandi' Batu

Aksi protes sempat tak terkendali. Sebagian tak sabar dan melempari Kantor dengan batu. Sebagian besar batu bersarang di atas seng Kantor tersebut.

Gara-gara Pemadaman Listrik, Kantor PLN 'Mandi' Batu
tribunmanado.co.id/Nielton Durado
Gara-gara Pemadaman Listrik, Kantor PLN 'Mandi' Batu (foto pasca insiden 

"Terkadi gangguan distribusi 20 KV Sehingga tegangan tidak bisa digiring. Kejadiannya sekira jam 12 siang.

Petugas kami kemudian melacak semua jaringan dari Desa Popodu sampai Desa Salongo. Tapi saat itu titik gangguan tidak ditemukan," terangnya.

Lanjutnya, setelah itu mereka mencoba memasukkan tegangan. Tapi, hanya sekira 15 menit bertahan dan padam lagi.

"Kami coba melacak kembali. Kami periksa setiap bagian-bagian. Dan ini butuh waktu.

Jam 10 malam kami lepas semua gardu lalu kita masukkan tegangan," tuturnya.

"Dari 15 hingga 20 gardu yang ada kita coba satu persatu.

Hingga tadi pagi tinggal 1 gardu yang tersisa (belum terpasang). Kita pastikan gardu itu yang bermasalah. Posisinya di Desa Salongo. Ini tidak bisa diperbaiki kecuali diganti baru. Jadi ini kerusakan kasat mata," beber dia.

Leo kemudian menyampaikan bahwa pihak PLN juga tidak menginginkan terjadinya pemadaman.

"Karena itu, kami butuh dukungan semua pihak termasuk masyarakat. Apa yang menjadi keinginan masyarakat, itu juga menjadi harapan kami (PLN).

rumah warga yang listriknya padam
rumah warga yang listriknya padam (tribunmanado.co.id/Nielton Durado)

Dalam Sehari, Listrik Padam Hingga 7 Kali, Endingnya Alat-alat Elektronik Tak Bisa Dihidupkan

Halaman
1234
Penulis: Nielton Durado
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved