Minggu, 10 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Cara Menghilangkan Kantuk

Cara Menghilangkan Kantuk di Siang Hari Saat Bekerja, Tonton Video Kucing

Sudah tidur yang cukup di malam hari kadang tak menjamin kita tak akan mengnatuk di siang hari.Banyak orang yang sering mengantuk di siang hari.

Tayang:
Kolase Tribun Manado/unsplash.com./NVIDIA Developer Blog
Kucing 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sudah tidur yang cukup di malam hari kadang tak menjamin kita tak akan mengnatuk di siang hari. 

Banyak orang yang sering mengantuk di siang hari.

Jika kita akhirnya mengantuk di siang hari tentu hal itu sangat menggangu aktivitas sehari-hari bagi Anda yang sibuk bekerja.

Biasanya, serangan kantuk akan datang setelah makan siang.

Minum secangkir kopi pun akhirnya dianggap sebagai "senjata" penyelamat untuk mengusir rasa kantuk. Padahal, ada banyak cara untuk menghilangkan rasa kantuk selain minum kopi.

Salah satu cara yang paling menarik adalah dengan menonton video kucing.

Menurut American Chemical Society, cara ini cukup ampuh untuk membuat seseorang tetap terjaga tanpa bantuan kafein.

Baca: HARI Ini Diperingati Sebagai Hari Kucing Sedunia, Ini Sejarahnya, Sebagai Pemburu Hebat

Baca: Sore Ini Piala AFF U18 2019, Timnas U18 Indonesia Vs Timor Leste, Ini Prediksi Susunan Pemain

Baca: Ucapan Selamat Hari Raya Iduladha, Cocok Dibagikan di Media Sosial

Facebook Tribun Manado :

Baca: Konsumsi Gula Berlebihan Saat Hamil Berdampak Buruk Bagi Janin

Baca: Cegah Radikalisme dan Terorisme, BNPT Galang Struktur Pemerintah hingga Akar Rumput di Minahasa

Baca: Tak Banyak Orang Tahu, Ini Deretan 13 Fitur Canggih WhatsApp, Kamu Wajib Coba!

Instagram Tribun Manado :

Para ahli kimia tersebut mengatakan, menonton video kucing yang lucu dapat meningkatkan produksi hormon oksitosin atau hormon cinta yang dapat membuat seseorang merasa bahagia.

Di sisi lain, juga menurunkan hormon kortisol atau hormon stres.

Menurut mereka, peningkatan hormon oksitosin dan penurunan hormon kortisol tersebut bisa membuat seseorang lebih konsentrasi atau fokus.

Selain menonton video kucing, para ahli juga menyarankan banyak minum air putih. “Dehidrasi dapat menyebabkan kelelahan.

Gejala yang lebih serius, yaitu kebingungan, jantung berdebar-debar, hingga pingsan,” jelas para ahli.

Para ahli mengungkapkan, tubuh manusia dewasa sebanyak 50-65 persen terdiri dari air. Ketika muncul rasa haus, berarti tubuh telah kehilangan 2-3 persen cairan dalam tubuh.

Kondisi itu bisa memengaruhui kondisi mental dan fisik seseorang. Sebab, air merupakan komponen utama dari plasma darah yang berfungsi untuk mengedarkan oksigen, protein, dan nutrisi ke seluruh tubuh.

Cara ketiga, menurut para ahli kimia, yaitu dengan mendengarkan musik maupun menari. Aktivitas tersebut bisa merangsang produksi hormon endorfin yang akan membuat seseorang merasa lebih bahagia dan bersemangat.

Musik juga dikenal sebagai pemicu rasa senang di bagian otak, dengan melepaskan hormon oksitosin seperti dopamin dan serotonin yang membuat suasana hati menjadi lebih baik.

Keempat, para ahli menyarankan untuk pergi ke luar ruang kerja di mana cukup terdapat cahaya terang, seperti sinar matahari maupun lampu.

Kondisi cahaya terang dapat mengaktifkan neuron dalam hipotalamus kemudian melepaskan neurotransmitter yang disebut hypocretin.

Rasa kantuk berlebihan di siang hari bisa adi gejala narkolepsi, yaitu salah satu gangguan tidur. Narkolepsi ini disebabkan oleh kurangnya hypocretin.

Terlepas dari itu semua, jika rasa kantuk sulit dihilangkan, menurut para ahli mungkin satu-satunya solusi adalah dengan tidur siang. (kompas.com)

Penyebab Sering Mengantuk di Siang Hari 

Waspadalah kamu yang sering mengantuk saat siang hari. Bisa jadi itu penyakit Alzheimer.

Ciri-cirinya, mata mulai mengantuk jelang waktu siang. Terlebih di momen puasa ramadan ini.

Setelah bangun lebih pagi dari biasanya dan mungkin tak mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

Penyebab lain dari mengantuk saat bulan puasa yaitu beraktivitas di waktu istirahat.

Ditambah banyak beraktivitas sejak pagi, lelah dan kantuk merupakan kombinasi yang hanya bisa dihilangkan dengan tidur.

Namun, bagaimana jika kamu masih memiliki tanggungan aneka pekerjaan di siang hari?

Di siang hari, rasa kantuk pun mulai muncul dan bisa mengganggu aktivitas.

Tidak hanya sekedar rasa kantuk, jika kamu sering mengalaminya bukan tidak mungkin berisiko bagi kesehatan.

Menurut sebuah penelitian baru, rasa kantuk di siang hari bisa menjadi gejala penyakit Alzheimer.

Melansir Indian Express, studi mengungkapkan jika mengantuk di sepanjang siang hari dapat menyebabkan akumulasi plak di otak.

Hal itu muncul sebagai faktor risiko terkena penyakit Alzheimer.

Dalam penelitian ini, peneliti merekam kebiasaan tidur siang hari dari 124 laki-laki dan perempuan dengan usia rata-rata 60 tahun.

Setelah 15 tahun kemudian, melakukan PET dan MRI scan untuk mengetahui keberadaan beta-amyloid, protein yang mengelompok bersama untuk membentuk plak.

Mereka yang sering mengeluh mengantuk di siang hari, memiliki risiko lebih tinggi memiliki plak jika dibandingkan dengan mereka yang tidak.

Mengacu pada hal ini, penulis utama penelitian, Adam Spira mengatakan, "jika Anda tertidur padahal masih ingin terjaga, itu adalah sesuatu yang perlu diwaspadai.

Hal itu muncul sebagai faktor risiko terkena penyakit Alzheimer.

Dalam penelitian ini, peneliti merekam kebiasaan tidur siang hari dari 124 laki-laki dan perempuan dengan usia rata-rata 60 tahun.

Setelah 15 tahun kemudian, melakukan PET dan MRI scan untuk mengetahui keberadaan beta-amyloid, protein yang mengelompok bersama untuk membentuk plak.

Mereka yang sering mengeluh mengantuk di siang hari, memiliki risiko lebih tinggi memiliki plak jika dibandingkan dengan mereka yang tidak.

Mengacu pada hal ini, penulis utama penelitian, Adam Spira mengatakan, "jika Anda tertidur padahal masih ingin terjaga, itu adalah sesuatu yang perlu diwaspadai.

"Itu bisa jadi karena tidur yang tidak cukup, atau bernapas yang tidak teratur saat tidur, atau kondisi lainnya," kata Spira, yang juga seorang profesor di Sekolah Kesehatan Masyarakat Johns Hopkins Bloomberg.

Meski demikian, penelitian tidak pernah menjelaskan penyebab dan efek dari kondisi tersebut.

Tetapi Spira menyatakan jika penelitian ini memberikan lebih banyak bukti hubungan antara gangguan tidur dan pengembangan patologi penyakit Alzheimer.

Maka jika kamu sering mengantuk dan tak bisa menahannya bahkan di luar bulan puasa, perlu waspada.

Itu bisa menandakan gangguan kesehatan yang perlu mendapat perhatian khusus. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Ingin Hilangkan Kantuk? Nonton Video Kucing dan di tribun-timur.com dengan judul Anda Sering Mengantuk Saat Siang Hari? Waspada, Bisa Jadi Itu Resiko Penyakit Alzheimer

Channel Youtube Tribun Manado :

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved