Berita Internasional

Sehari, Uang Orang Terkaya di Dunia Lenyap Rp 1.638 Triliun, Ada Apa Ya?

Berdasarkan Bloomberg Billionaires Index yang dikutip dari Kontan, 21 miliarder tajir kehilangan 1 miliar dollar AS atau lebih

Sehari, Uang Orang Terkaya di Dunia Lenyap Rp 1.638 Triliun, Ada Apa Ya?
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi dollar AS. 

Sebelumnya Bursa saham Amerika Serikat (AS) rontok tertekan oleh kerugian di sektor teknologi.

Mengutip medcom.id dari Xinhua, Sabtu, 15 Juni 2019, indeks Dow Jones Industrial Average turun sebanyak 17,16 poin atau 0,07 persen menjadi 26.089,61. Kemudian S&P 500 kehilangan 4,66 poin atau 0,16 persen menjadi 2.886,98.

Indeks Komposit Nasdaq turun 40,47 poin atau 0,52 persen menjadi 7.796,66.

Sektor teknologi merosot 0,83 persen, berkinerja terburuk di antara 11 kelompok S&P 500 utama. Sedangkan utilitas naik sebanyak 0,99 persen, melampaui yang lain.

Sektor teknologi sebagian besar terseret oleh saham pembuat cip. Saham Broadcom ditutup turun 5,57 persen setelah pembuat cip AS melaporkan hasil kuartalan yang lemah. 

Saham pembuat cip lainnya termasuk Lam Research, Qualcomm dan Micron Technology, juga mengalami kesulitan.

VanEck Vectors Semiconductor ETF (SMH), yang melacak kinerja keseluruhan perusahaan-perusahaan besar yang terdaftar di AS dalam industri semikonduktor, ditutup 2,67 persen lebih rendah.

Di sisi ekonomi, University of Michigan melaporkan indeks sentimen konsumen turun menjadi 97,9 pada Juni dari 100 pada Mei. Bacaan itu meleset dari ekspektasi para analis atas 99 yang disurvei oleh MarketWatch.

Meski demikian, diharapkan kondisi tersebut mengalami perbaikan di masa mendatang.

Sementara itu, Departemen Perdagangan AS mengatakan penjualan ritel naik 0,5 persen pada bulan lalu, tepat di bawah ekspektasi para ekonom untuk kenaikan 0,6 persen.

Halaman
1234
Editor: Rhendi Umar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved