Kabar Ahok
Puput Nastiti Devi Mengandung? Ternyata Nama Anak Sudah Disiapkan Ahok
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dikabarkan segera memiliki anak dari Puput Nastiti Devi
Penulis: Rhendi Umar | Editor: Rhendi Umar
TRIBUNMANADO.CO.ID - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dikabarkan segera memiliki anak dari Puput Nastiti Devi.
Kabar tersebut berembus kencang sejak foto-foto Puput Nastiti Devi saat berbelanja di Norwegia tersebar di media sosial.
Walau belum bisa dipastikan apakah Puput Nastiti Devi hamil atau belum. Tapi beredarnya foto ini sudah menjadi perbincangan yang ramai di media sosial.
Dalam foto yang diambil dari sudut bawah tersebut nampak Puput Nastiti Devi yang menggunakan dress berwarna biru itu nampak menonjol di bagian perut seolah ia tengah hamil.
Bahkan dalam unggahan akun Instagram tersebut menuliskan keterangan, "Happy Bumil".
BERITA TERPOPULER: 9 Skill Ananda Enzo, Anak Bule Prancis yang Lolos Akmil, Kemampuan Fisik di Atas Standar TNI
BERITA TERPOPULER: Istana Tutup Ruang Dialog dengan FPI, Moeldoko: Kami Butuh Komitmen Terhadap Pancasila
BERITA TERPOPULER: Prabowo Gabung Pemerintah Demi Kepentingan Capres 2024, Pengamat: Megawati Sulit Menolak
Ahok mengaku sudah mempersiapkan nama jika suatu saat nanti kembali mempunyai seorang anak laki-laki.
"Kalau sekarang, kalau saya punya anak laki-laki, mau saya kasih nama apa? Yosafat," jelasnya.
Ahok sendiri memiliki alasan akan memberi nama Yosafat.
"Karena musuh yang saya hadapi sekarang, saya kalah kekuatan. Saya bukan pejabat. mereka bisa oknum sekongkol, saya nggak bisa lawan. Saya hanya bisa minta Tuhan, hanya bisa menyembah Tuhan. Tuhan yang akan berperang untuk saya," ungkapnya.
Diketahui sebelumnya Ahok sudah memiliki 3 anak yaitu Nicholas Sean, Nathania, dan Daud Albeenner.
3 anaknya itu, hasil pernikahanya dengan Veronica Tan.
Kini, Ahok telah menikah lagi dengan Puput Nastiti Devi.
Isu yang beredar kalau Puput tengah mengandung anak Ahok.
Anak Perempuan Ahok Tanya Alasan Menikah Kembali dengan Wanita Muda
Ahok diberikan pertanyaan soal hubungan silahtrurahmi dengan anak-anak dan Veronica Tan.
Dia pun menjelaskan bahwa sebelumnya bersama mama kandungnya makan bersama dengan ketiga anaknya.
"Ya makan yang mahal la, kalo mau makan daging 80 Kg, nda cukup," jawab ahok dengan candaan.
Baca: Pesan Terakhir KH Maimun Zubair Sebelum Meninggal saat Ibadah Haji, Diungkap Khofifah hingga Jokowi
Baca: 3 Anggota TNI Jadi Tersangka Penjualan Amunisi ke KKB Papua
Baca: ZODIAK Hari Ini Rabu 7 Agustus 2019, Libra Bertemu Seseorang Yang Baru
KABAR SELEBRITIS TRIBUN MANADO:
Baca: Mendadak Diajak Dorce Gamalama Berseteru, Ini Respons Nikita Mirzani
Baca: Syahrini dan Luna Maya Bersaing Rebut Gelar Wanita Tercantik Indonesia, Siapa yang Menang?
Baca: Belanja di Singapura, Mayangsari hanya Bawa Tas Plastik, Harganya Rp 7,6 Juta
Ahok pun menyebut bahwa anak laki-laki Nicholas Purnama tidak mempermasalahkan soal perceraiannya dengan Veronica Tan.
Namun berbeda dengan anak perempuannya yaitu Nathania Purnama
"Anak perempuan saya menyebut jika papa sudah beruntung tidak ditinggalkan mama kala itu," ujar Ahok
Tak hanya itu Ahok diminta memberi jawaban alasan menikah Puput Nastiti Devi
"Kenapa mau nikah, kan bisa nga nikah, nikah sama yang muda lagi,"
Lantas Ahok menjawab:
"Ya Hoki Papa lah dapat yang muda. Disitu tambah marah anak perempuan saya " ujar Ahok disambut tawa oleh seluruh orang yang hadir
Bagaimana dengan Veronica Tan, Ahok pun menjawab bahwa ia tidak mau bertemu.
"Sama Vero, saya tidak mau ketemu," ujarnya.
Namun ia pun memberikan keluasan untuk Vero tinggal di rumah lamanya bersama anak-anaknya.
"Semua masih digunakan. Disana ada 5 mobil loh, mobilnya ngak jelek-jelek lagi," tambah Ahok
Ahok menceritakan ketika awal masuk ke Mako Brimob, Dia tak boleh keluar.
"Waktu awal masuk saya juga gak boleh lari-lari keluar, Mako Brimo 60 hektar, kenapa ? kalau napi lain boleh asal jangan keluar pagar, saya gak boleh, " kata Ahok dikutip dari konten BTP Menjawab di Youtube Panggil Saya BTP.
Bukan tanpa sebab, Ahok menceritakan di Mako Brimob terdapat ribuan keluarga.
Bila ada satu diantara mereka yang mengajak foto lalu tersebar, maka akan menimbulkan persepsi dari masyarakat.
"Nanti orang kira Ahok mah gak dikurung di dalam, saya gak boleh keluar, " kata Ahok.
"Saya selama 20 setengah bulan tidak pernah tau aspal didepan tuh kaya gimna, " tambah Ahok.
Ahok menceritakan sehar-hari, dirinya rutin berjemur dari balik tembok Mako Brimob.
"Saya cuma tahu tembok, jemur, dibalik tembok matahari setengah 8 dia naik, " kata Ahok.
"Kalau kita gunakan perspektif kita yang salah jatuh satu tingkat mengasihani diri langsung depresi, tapi kalau kita melihat dengan kacamata Allah, kita tahu Allah izin kan ini terjadi pada hidup kita, kita tahu kesulitasn yang kita hadapi bukan untuk menjatuhkan tapi mempromosikan kita," kata Ahok.
Menurut Ahok, akibat dipenjara namanya lebih terkenal dibanding harus kampanye.
"Aku lebih ngetop dipenjara, betul gak ? kalau mau pakai uang Rp 2 triliun untuk kampanye gak dapat tuh, seluruh dunia saya bisa kena, karena syok semua orang gubernur aktif seperti itu," kata Ahok.
"Lalu apa lagi cuma segitu senangnya ? gak," lanjut Ahok.
Ahok kemudian menceritakan soal pertanyaan yang acap kali ditanyakan oleh polisi di Mako Brimob.
"Saya suka ditanya sama polisi, saya dipanggil abang kenapa ? abang tua saya, " kata Ahok.
Polisi itu memberi pilihan pada Ahok bila bisa memutar waktu.
Ahok disuruh memilih kembali jadi Gubernur DKI Jakarta atau mendekam di Mako Brimob.
"Bang kalau abang kita bisa mundurkan jamnya nih menjadi balik, abang dapat gubernur lagi abang mau gak ? atau mau disini ?" kata Ahok ceritakan pertanyaan dari polisi.
Ahok memilih untuk mendekam di penjara Mako Brimob.
"Jujur saya minta ditahan di mako saja, kenapa ?" kata Ahok.
Ahok merasa selama ditahan di Mako Brimo dirinya lebih mendapat pengalaman berharga.
Ahok mengatakan selama ditahan BTP bisa menguasai dirinya sendiri.
"Saya bilang gini, kalau saya jadi gubernur lagi saya hanya menguasai Balaikota 5 tahun lagi, tapi ketika saya di Mako Brimob saya terpaksa belajar menguasai diri saya seumur hidup, bagi saya jauh lebih beruntung, makanya saya bilang yang kurung saya tempo hari itu nyesel aja," kata Ahok.
Menurut Ahok, pihak yang menuntutnya kala itu akan berpikiran bahwa dirinya akan menjadi stres.
"Tau tambah sehat nyesel ,lho, mereka pikir saya akan depresi kan, tentu Tuhan tolong, mereka harapin saya benturin kepala ke tembok, saya pikir saya mati digotong keluar pasti mereka bilang bukan mayat Ahok, udah dikubur pun, bukan kubur Ahok, Ahoknya di Hongkong, udah mati digituin lagi, keki lu, lebih baik kita sehat kan kalau kaya gitu, ngapain kita mesti bodoh gitu mati," kata Ahok.
Ahok divonis 2 tahun penjara oleh hakim atas kasus penodaan agama pada Mei 2017.
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUNMANADO TV:
KLIK TAUTAN AWAL POSKUPANG:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ahok-dan-puput-di-swiss-1a.jpg)