Berita Nasional

Jokowi Marah Lagi Seusai Dirut PLN, Kali ini Ancam Copot Sejumlah Jenderal TNI-Polri, Penyebabnya?

Kondisi hati Presiden Joko Widodo (Jokowi) tampaknya kurang baik dalam dua hari terakhir.

Jokowi Marah Lagi Seusai Dirut PLN, Kali ini Ancam Copot Sejumlah Jenderal TNI-Polri, Penyebabnya?
ISTIMEWA/Agus Suparto/Fotografer Kepresidenan
Presiden Joko Widodo didampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian saat Rapim TNI/Polri di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (23/1/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kondisi hati Presiden Joko Widodo (Jokowi) tampaknya kurang baik dalam dua hari terakhir.

Setelah memarahi Direksi PT PLN akibat mati lampu di DKI, Jawa Barat dan Banten pada Senin (5/8/2019).

Jokowi mengancam akan mencopot aparat di daerah yang tak mampu mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Tidak tanggung-tanggung, Jokowi sampai mengeluarkan ultimatum copot pangdam dan Kapolda di daerah.

Copot Pangdam dan Polda

Jokowi mengancam mencopot jabatan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) dan Kapolda yang tidak mampu mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan pengarahan kepada peserta rapat koordinasi nasional pengendalian karhutla tahun 2019 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (6/8/2019).

"Aturan main kita tetap masih sama, saya ingatkan kepada Pangdam, Danrem, Kapolda, Kapolres, aturan yang saya sampaikan 2015 masih berlaku (copot jabatan tak bisa atasi karhutla)," papar Jokowi.

"Saya kemarin sudah telepon Panglima TNI, saya minta copot yang tidak bisa mengatasi. Saya telepon lagi tiga atau empat hari yang lalu ke Kapolri, copot kalau enggak bisa mengatasi kebekaran hutan dan lahan," sambung Jokowi.

Baca: Prabowo Gabung Pemerintah Demi Kepentingan Capres 2024, Pengamat: Megawati Sulit Menolak

Baca: Dokter Boyke: 40 Persen Perselingkuhan Terjadi karena Istri Mulai Menopause dan Tubuhnya Alami Ini

Baca: Enzo Blasteran Prancis-Indonesia Ingin Jadi Tentara Karena Terinspirasi Pertempuran Legendaris D-Day

Jokowi menjelaskan, kerhutla pada 2015 dan tahun sebelum-sebelumnya hampir terjadi di semua provinsi yang kerugiannya mencapai Rp 221 triliun atas lahan terbakar seluas 2,6 juta hektare.

Halaman
123
Editor: Aldi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved