Filipina Umumkan Epidemi Nasional Dengue, Ada 146.000 kasus dan 622 Korban Tewas

Di dunia, kasus dengue atau demam berdarah meningkat pesat dalam beberapa dekade terakhir,

Filipina Umumkan Epidemi Nasional Dengue, Ada 146.000 kasus dan 622 Korban Tewas
internet
Nyamuk pembawah demam berdarah 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Korban meninggal dunia akibat demam dengue, yang disebar nyamuk Aedes aegypti, di Filipina sudah mencapai 622 orang.

Kondisi ini membuat pemerintah setempat menyatakan "epidemi dengue nasional" .

Sedikitnya 146.000 kasus tercatat dari bulan Januari sampai tanggal 20 Juli - peningkatan sebesar 98 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu - kata kementerian kesehatan.

Epidemi dinyatakan agar para pejabat dapat mengidentifikasi daerah-daerah yang memerlukan perhatian khusus.

Infeksi menyebabkan penyakit mirip flu, tetapi kadang-kadang menjadi lebih parah.

Di dunia, kasus dengue atau demam berdarah meningkat pesat dalam beberapa dekade terakhir, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Filipina telah menyatakan "waspada dengue nasional" sebagai tahap pertama pada bulan Juli.

"Adalah penting menyatakan epidemi nasional di berbagai tempat ini untuk mengidentifikasi daerah yang memerlukan respons terlokalisir, dan membuat pemerintah setempat dapat menggunakan Dana Respons Cepat untuk menangani keadaan epidemi," kata Menteri Kesehatan Francisco Duque.

Daerah Western Visayas mencatat kasus terbanyak dengan lebih dari 23.000 penderita. Terjadi juga wabah signifikan di Calabarzon, Zamboanga Peninsula dan Northern Mindanao.

Ketakutan terhadap vaksin dengue menyebabkan anjloknya tingkat imunisasi di Filipina terkait dengan sejumah penyakit yang sebenarnya dapat dicegah, demikian peringatan para pejabat tahun lalu.

Kekhawatiran tersebut terkait dengan Dengvaxia, vaksin pertama di dunia untuk melawan dengue, karena 14 orang anak meninggal dari lebih 800.000 yang disuntik pada tahun 2016-2017.

Sanofi, pengembang vaksin dari Prancis dan sejumlah ahli setempat telah mengatakan tidak terdapat bukti yang mengaitkan belasan kematian tersebut dengan obat itu.

Demam dengue terjadi pada lebih dari 400 juta orang setiap tahun di dunia, sebagian besar di daerah tropis atau sub-tropis. Kebanyakan kasus infeksi parah terjadi pada anak-anak.

Gejalanya adalah deman, rasa sakit di belakang mata dan bintik merah. Berbagai hal ini biasanya muncul sekitar empat sampai sepuluh hari setelah infeksi dan menghilang dalam periode sekitar satu minggu. (*)

Editor: Charles_Komaling
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved