Listrik Padam, Bagaimana Nasib ASI Perah di Kulkas?

Ibu menyusui yang bekerja di luar rumah, biasanya menyimpan Air Susu Ibu Perah ( ASIP) untuk persediaan minum anaknya di lemari-lemari pendingin.

Listrik Padam, Bagaimana Nasib ASI Perah di Kulkas?
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ibu menyusui yang bekerja di luar rumah, biasanya menyimpan Air Susu Ibu Perah ( ASIP) untuk persediaan minum anaknya di lemari-lemari pendingin.

Mereka memompa dan menyimpannya dalam kantong-kantonng khusus, kemudian menyimpannya di lemari pendingin atau freezer, agar sang anak tetap menerima ASI eksklusif meski ditinggal beraktivitas oleh sang ibu.

Namun, masalah akan datang ketika freezer tempat menyimpan ASIP tidak berfungsi dalam waktu yang panjang akibat listrik yang padam, seperti yang terjadi kemarin di Jakarta, Banten, dan sebagian besar wilayah Jawa Barat.

Hal ini menjadi momok menakutkan bagi para ibu menyusui, karena usaha mereka untuk sang buah hati bisa berantakan. Ya, air susu yang sudah mereka usahakan bisa terbuang sia-sia akibat listrik padam.

Apalagi, mengingat ASI yang tidak disimpan di lemari pendingin hanya baik diberikan pada anak dalam waktu yang relatif singkat. Maka, jika kondisinya sudah rusak, ASI harus dibuang dan sudah tidak bisa dimanfaatkan.

Tips menyimpan ASIP ketika listrik padam
Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia Nia Umar memberikan sejumlah tips untuk memperpanjang masa ketahanan ASIP di lemari jika sedang terjadi pemadaman listrik.

Hal pertama yang bisa dilakukan adalah dengan tidak membuka-tutup freezer penyimpanan.

“Ketika listrik padam, pastikan freezer jangan dibuka-buka, freezer jangan dibuka tutup,”
kata Nia kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Senin (6/8/2019) malam.

Setelah itu, Anda juga bisa menyelamatkan ASIP di freezer dengan membentenginya menggunakan balokan es batu dan kertas yang diremas.

“Kalau pas nyala, segera bentengi stok ASIP dengan es batu balok, lalu bisa ditambahkan kertas koran diremas-remas disekitarnya supaya bisa menahan dingin,” jelasnya.

Halaman
12
Editor: Rine Araro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved