Berita Minsel

Hukum Tua Maliku: Pembangunan Gereja Dihentikan Sementara

Proses pembangunan gereja di Desa Maliku, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minsel, Sulawesi Utara, dihentikan sementara.

Hukum Tua Maliku: Pembangunan Gereja Dihentikan Sementara
TRIBUN MANADO/ANDREW PATTYMAHU
Hukum Tua Desa Maliku Ferry Pandey 

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Proses pembangunan gereja di Desa Maliku, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Sulawesi Utara, dihentikan sementara oleh Kantor Kementerian Agama Minsel.

Hukum Tua Desa Maliku Ferry Pandey, Selasa (06/08/2019), mengutarakan, penghentian pembangunan dikarenakan pihak gereja belum mengantongi izin dari pemerintah.

"Pemerintah desa selama ini terus melakukan koordinasi dengan Pemkab Minsel dalam hal ini Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kesbangpol, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Minsel dan Kementerian Agama Minsel," ujar Pandey.

Memang waktu lalu pihak gereja yang terdiri dari sepasang suami istri sudah melakukan peletakan batu pembangunan tempat ibadah tersebut.

Para buruh bangunannya bukan berasal dari Desa Maliku.

Tapi karena ada pertanyaan dari warga perihal pembangunan gereja, maka pemerintah desa langsung berkoordinasi denhan pihak terkait.

Setelah ditanya gereja belum ada izin.

"Jumlah jemaatnya belum capai 60 kepala keluarga dan belum ada persetujuan dari warga sekitar," ucapnya.

Apalagi tanah tempat pembangunan gereja masih dipersengketakan.

"Kami hanya ikut aturan saja dan yang mengenai izin itu dari pemerintah kabupaten," ujar dia.

Halaman
12
Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved