Minggu, 19 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pembangunan Infrastruktur

Pembangunan Infrastruktur Besar-Besaran di Lolak, Yasti Minta Warga Kooperatif

"Jika tanahnya masuk proyek, sebaiknya bersikap kooperatif, pemerintah menyiapkan ganti rugi," kata dia.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Maickel Karundeng
tribunmanado.co.id/Maickel Karundeng
Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow nampak memakai baju adat Bolaang Mongondow 
TRIBUNMANADO.CO.ID - Pembangunan infrastruktur besar -besaran di Kabupaten 
Bolmong bakal berlangsung mulai tahun depan.
Presiden Jokowi telah berjanji pada Bupati Bolmong Yasti Supredjo Mokoagow untuk menuntaskan pembangunan sarana dan prasarana pemerintahan serta percepatan proyek dalam tempo dua tahun.
Untuk itu, Yasti mengimbau masyarakat di Lolak untuk bersikap kooperatif dengan pemerintah dalam pembebasan lahan.
"Jika tanahnya masuk proyek, sebaiknya bersikap kooperatif, pemerintah menyiapkan ganti rugi," kata dia.
Jika menolak, beber Yasti, pemerintah akan memakai UU ketersediaan lahan untuk kepentingan umum.
Mekanismenya, pemerintah akan membawa ke pengadilan.
"Nanti uang ganti rugi yang sesuai nilai NJOP akan dititip di pengadilan," beber dia.
Khusus untuk bandara Loloda Mokoagow Lolak, land clearing akan dimulai senin pekan ini.
Yasti mengakui masih ada hambatan, salah satunya petani yang masih menyewa lahan.
"Jadi saya minta agar mulai dihentikan agar prosesnya lancar," kata dia.
Menurut Yasti, proyek infrastruktur yang digenjot akan meningkatkan perekonomian.
Ujung - ujungnya adalah kesejahteraan rakyat. "Jadi ini semua demi rakyat juga," katanya.
JANJI JOKOWI
Presiden Jokowi berjanji membereskan sarana dan prasarana pemerintahan di Kabupaten Bolmong dalam waktu dua tahun.
Hal itu dibeberkan Bupati Bolmong Yasti Supredjo Mokoagow.
"Itu janji pak presiden," kata dia.
Menurut Yasti, dalam setiap kesempatan bertemu presiden, ia selalu menyampaikan masalah pembangunan di Bolmong.
Dua pertemuan terakhir terjadi di istana negara dan bandara samratulangi.
"Dan pak presiden menyambut baik," kata dia.
Yasti mengakui sarana dan prasarana di Bolmong masih kurang.
Membangunnya tak cukup menggunakan dana APBD.
"Kalau dari APBD tentu sulit," kata dia.
Selain sarana dan prasarana, Jokowi juga berjanji mempercepat pembangunan proyek di Bolmong.
Salah satunya bandara udara Loloda Mokoagow di Lolak.
"Tahun depan akan 
turun dana 300 miliar ke bandara tersebut," beber dia.
Sekda Bolmong Tahlis Gallang mengakui sarana pemerintahan di Bolmong masih belum memadai.
Belasan dinas masih ngontrak kantor.
"Aula juga sempit, di Lolak juga belum tersedia 
aula yang bisa menggelar kegiatan besar," kata dia. (art)
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved