Bisnis

Begini Respon Petani Cengkeh Atas Kehadiran Finmas Fintech

Presiden Direktur Finmas, Peter Lydian mengatakan jika perusahaan pembiayaan online mereka lebih memfokuskan kepada kaum menengah ke bawah

Begini Respon Petani Cengkeh Atas Kehadiran Finmas Fintech
andreas Ruaw/tribun manado
Begini Respon Petani Cengkeh Atas Kehadiran Finmas Fintech 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Presiden Direktur Finmas, Peter Lydian mengatakan jika perusahaan pembiayaan online mereka lebih memfokuskan kepada kaum menengah ke bawah yang ingin meminjam modal dalam mengembangkan usaha atau memulai usaha mereka.

Finmas yang berada di bawah naungan PT Oriente Mas Sejahtera, disebutkan oleh Lydian, memilih memberikan modal ke usaha kecil setelah melihat masih banyak UMKM yang kesulitan mendapatkan akses permodalan.

"Pinjaman kami besarannya mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 2 jutaan. Kenapa kami ambil segmennya yang kecil? Karena kami ingin membantu yang 98 persen jumlah UMKM di Indonesia yang ternyata masih kesulitan mendapatkan modal," kata Lydian saat diwawancarai, Jumat (2/8/2019).

Lydian menjelaskan, salah satu market yang coba dibidik untuk dibantu adalah para Nelayan, Pedagang Kecil dan juga para petani. Menurutnya, mereka ini layak dibantu modal awal, agar bisa mempertahankan pekerjaan tersebut.

Dikatakan mantan country manager produk elektronik komputer terkemuka di dunia ini, khusus untuk di Sulawesi Utara, beberapa informasi yang diterima, para petani cengkih, sering terkendala modal awal untuk membersihkan kebun serta membayar upah awal para pemanjat cengkih, yang akhirnya berujung melakukan ijon.

"Mungkin di Finmas bisa mendapatkan modal awal itu untuk mencegah adanya ijon yang tentunya kurang menguntungkan petani. Cukup dengan modal KTP dan beberapa syarat formulir yang diisi lewat aplikasi online, bisa diajukan pinjaman itu," kata Lydian.

Lydian sendiri berharap, melalui Finmas, para pegiat UMKM termasuk nelayan, petani dan pedagang kecil, bisa terbantu di awal dan bisa membesarkan usaha mereka.

"Diharapkan, dengan modal dari Finmas, usaha lebih maju. Nantinya, jika sudah maju, pasti ada kepercayaan. Jika sudah begini, tentunya bukan lagi ke Finmas meminjamnya, tetapi sudah bisa ke Bank atau Fintech yang menyediakan modal besar. Artinya, Fintech seperti Finmas ingin mengantarkan UMKM untuk jadi lebih baik," tutur Lydian kembali.

Menanggapi pelayanan dari pihak Finmas tersebut, salah satu petani cengkeh bernama Ance Watulangkow (65), petani cengkeh di Tombuluan sangat bersyukur jika ada pinjaman untuk pengusaha mengah kebawah.

"Kalo hanya untuk bayar orang kerja atau biaya perawatan cengkeh walau belum punya modal, kini sudah bisa melakukan pinjaman meski besarannya terhitung kecil," tandasnya saat dikonfirmasi, Minggu (4/8/2019).

BERITA TERPOPULER: AUREL AINI Anggota Paskibra Mendadak Meninggal dengan Tubuh Lebam, Keluarga Sebut Ada yang Janggal

BERITA TERPOPULER: TERUNGKAP Fakta Baru soal Kasus Suntik Gadis 14 Tahu di Kebun, Siapapun Ngajak Pasti Korban Ikut

BERITA TERPOPULER: Polisi Sesalkan Pemilik Rumah Izinkan Anak Gadisnya yang Masih Berstatus Pelajar Ikut Pesta Miras

KABAR SELEBRTIS TRIBUN MANADO:

Baca: Ditinggal Suaminya, 3 Artis Ini Dilarang Menikah Lagi, No 1 Sudah 11 Tahun Menjanda

Baca: Farhat Abbas Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Hotman Tegaskan Saya Tidak Takut

Baca: Angel Karamoy Bicara Tentang Hubungannya dengan Jose Purnomo

Follow akun instagram Tribun Manado:

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUNMANADO TV:

Baca: Istri Hajar Suaminya yang Berprofesi Polisi Gara-gara Bantu Wanita Kecelakaan, Masuk UGD Rumah Sakit

Baca: Wilayah-wilayah Rawan Tsunami di Indonesia, Apakah Daerah Anda Termasuk?

Baca: Fakta Meninggalnya Paskibra Aurellia Qurratu Aini: Kandidat Pembawa Baki s/d Dapat Teror dari Senior

Penulis: Andreas Ruauw
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved