Berita di Kotamobagu

Jelang Kejurda Renang, Kolam di Gelora Ambang Mulai Disiapkan

Kolam tersebut nantinya akan digunakan untuk even Kejurda renang 8-10 Agustus 2019.

Jelang Kejurda Renang, Kolam di Gelora Ambang Mulai Disiapkan
TRIBUNMANADO/ALPEN MARTINUS
pembersihan di lokasi kolam renang Gelora Ambang, Kamis (1/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kotamobagu bersama Dinas Pemuda dan Olahraga Kotamobagu lakukan pembersihan di lokasi kolam renang Gelora Ambang, Kamis (1/8/2018).

Kolam tersebut nantinya akan digunakan untuk even Kejurda renang 8-10 Agustus 2019.

Rumput yang sudah meninggi, bahkan sudah menjalar di pagar besi yang mengelilingi kolam renang dibersihkan semuanya.

Tembok bahkan bagian kolam renang yang sudah mulai memudar warnanya dicat kembali.

Kolam renang mulai dikuras untuk kemudian diganti dengan air baru yang lebih jernih, untuk diberikan kaporit atau tawas.

Tempat duduk penonton juga diperindah dengan cet. Juga beberapa fasilitas yang kurang mulai diperbaiki.

"Kami tidak mau buat Kejurda ini setengah-setengah, lebih baik kami bikin sebaik mungkin," jelas Toni Ponongua Ketua KONI Kotamobagu.

Selain itu, menurutnya, diupayakan hingga hari pelaksanaan semua fasilitas yang dibutuhkan sudah siap digunakan.

Ada tiga kolam renang di lokasi tersebut, dua sudah bersih, namun kolam utama sementara proses pembersihan.

"Kita buktikan bahwa kita bisa melaksanakan iven Kejurda ini, sebagai pemicu awal digelarnya Kejurda renang yang sudah lama vakum," jelas Kadispora Kotamobagu ini. (Amg

Baca: Viral Mobil Masuk Pekuburan, Pengemudi Mengaku Diajak Pria Tua hingga Tidur Dikira Sudah di Rumah

Baca: Bripka Desri Meninggal Digigit Ular Death Adder, Pakar Toksonologi Ungkap Cara Penanganan

Baca: Gaji PNS dan TNI-Polri Naik, APBN Bisa Defisit Rp 342 Triliun

Baca: SIMAK - Zodiak Kesehatan Untuk Kamis 1 Agustus 2019, Scorpio Diprediksi Sulit Tidur di Malam Hari

Baca: Tiga Hari Tak Pulang Rumah, Siswi SMA Ini Ditemukan di Penginapan Bersama Seorang Pria

Baca: Sejarah OPM, Masuk Hutan Tahun 1964-1967 Bersama 14.000 Warga, Dipimpin Lodewijk Mandatjan

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Aldi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved