Selasa, 7 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Hasil Lobi Bupati Bolmong, Bandara Lolak Dapat Bantuan Rp250 M

Pembangunan Bandar Udara (Bandara) Raja Loloda Mokoagow di Desa Lalow, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) terus berlanjut.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor:
ist
Lokasi Pembangunan Bandara Lolak di Desa Lalow, Bolmong 

Hasil Lobi Bupati Bolmong, Bandara Lolak Dapat Bantuan Rp250 M

Laporan wartawan Tribun Manado Arthur Rompis

 TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK -  Pembangunan Bandar Udara (Bandara) Raja Loloda Mokoagow di Desa Lalow, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) terus berlanjut.

Lewat lobi-lobi Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow Pemkab Bolmong akan mendapatkan anggaran dari pemerintah pusat sebesar Rp250 miliar untuk kelanjutan pembangunan Bandara tersebut pada tahun 2020.

"Anggaran Rp250 miliar tersebut diperoleh dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Kementerian Keuangan, dan pagu indikatf APBN yang telah dibahas dalam rapat di Hotel Grand Mercure Jakarta beberapa waktu lalu," ujar Plh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bolmong Zulfadli Binol. Rabu (30/7)

Lanjutnya, kalau anggaran itu sendiri telah ditata oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

"Nantinya, anggaran tersebut akan dipergunakan guna pembangunan sisi darat dan sisi udara Bandara Udara di Lolak," tambahnya.

Binol juga menjelaskan bahwa sebelumnya proses pembangunan Bandar udara di Lolak telah dilakukan mereka dengan anggaran sebesar Rp18 miliar untuk tahun 2018, serta Rp21 miliar di tahun 2019 ini.

"Proses pembangunan bandara akan terus berlanjut," katanya.

Zulfadhli Binol menargetkan pesawat akan turun di bandara Lolak pada 2022.

"Target ibu Bupati demikian, tahun 2022 bandara tersebut akan didarati pesawat jenis ATR," kata dia.

Sebut Binol, direncanakan bandara itu akan melayani 7 rute. Salah satunya Lolak-Makassar.

Binol mengatakan, pengerjaan masif dipastikan berlangsung tahun depan menyusul turunnya anggaran jumbo sebesar Rp 250 miliar.

"Kita akan kerjakan sisi darat dan udaranya," katanya.

Ungkap dia, bandara tersebut mulai dikerjakan pada 2018 dengan anggaran sebesar Rp 18 miliar. Tahun ini, berlangsung pengerjaan dengan anggaran 21 miliar. "Posisi pengerjaan kini sementara pematangan lahan untuk runway," kata dia. 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved