Sejarah Indonesia

Sejarah OPM, Masuk Hutan Tahun 1964-1967 Bersama 14.000 Warga, Dipimpin Lodewijk Mandatjan

Saat ini, nama Egianus Kogoya disebut-sebut sebagai pemimpin dari KKB yang melakukan rentetan aksi melawan Tentara dan Polisi Republik.

Sejarah OPM, Masuk Hutan Tahun 1964-1967 Bersama 14.000 Warga, Dipimpin Lodewijk Mandatjan
istimewa
Kelompok-organisasi-papua-merdeka-opm 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hingga kini, konflik bersenjata di tanah Papua masih terus berlanjut. 

Saat ini, nama Egianus Kogoya disebut-sebut sebagai pemimpin dari KKB yang melakukan rentetan aksi melawan Tentara dan Polisi Republik.

Hingga kini, tim gabungan TNI dan Polri masih terus melakukan pengejaran anggota KKB yang masih bersembunyi di hutan.

KKB yang melakukan sejumlah aksi bersenjata di Papua diyakini sebagaian besar kalangan sebagai kelompok yang berafiliasi dengan OPM

Bagi sebagian orang, istilah OPM atau Organisasi Papua Merdeka mungkin masih terdengar begitu asing.

Lalu, siapa sebenarnya OPM dan apa yang mereka inginkan?

Melansir dari Intisari Online, berikut adalah penjelasan singkat tentang OPM.

Baca: ZODIAK Kamis 1 Agustus 2019, Scorpio Emosimu Akan Menyelimutimu Hari Ini

Baca: Caleg Terpilih Tak Masukkan LHKPN Terancam Tak Bisa Dilantik

Baca: Aktivitas Berada di Level I, Gunung Tangkuban Perahu Dibuka Kembali Pada 1 Agustus 2019

Pada 1960-1963 terjadi konflik bersenjata antara militer Indonesia (TNI) dan militer Belanda untuk memperebutkan Irian Jaya (Papua).

Konflik militer dalam skala besar nyaris pecah setelah RI mengerahkan pasukannya secara besar-besaran (Operasi Jaya Wijaya) demi menggempur pasukan Belanda.

Sebelum konflik pecah dalam bentuk peperangan secara terbuka, Belanda memilih menyerahkan Irian Barat secara damai melalui PBB pada 1 Mei 1963.

Halaman
123
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved