Berita Terkini

Sebelum Gempur KKB Papua, Komandan TNI AD Bermimpi Aneh, Maknanya Kematian

Keberhasilan TNI AD merebut Markas kelompok kriminal bersenjata ( KKB) Papua, ternyata diawali dengan mimpi aneh.

Sebelum Gempur KKB Papua, Komandan TNI AD Bermimpi Aneh, Maknanya Kematian
(Puspen TNI) (Puspen TNI/Puspen TNI)
Sebanyak 245 prajurit TNI dari Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) 472 Wing 2 Pasukan Khas (Paskhas) TNI AU dibawah pimpinan Komandan Denhanud 472 Paskhas, Letkol Pas Abdul Fajar mengamankan Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu, Jumat (12/10/2018). 

Mendapati mimpi soal kematian itu, Agus Rohman pun mengaku mendekatkan diri pada Tuhan.

"Dengan adanya firasat melalui mimpi, maka pendekatan diri kepada Tuhan lebih besar dan khusyuk dengan selalu bertawakal dan berserah diri kepada-Nya seolah-olah kematian sudah dekat," tulis Agus Rohman.

Meski demikian, Agus Rohman tetap melanjutkan tugasnya dalam operasi pembebasan itu.

BERITA POPULER:

Baca: Gubernur Olly Kenang Kisah dengan Almarhum John Tamuntuan, Selamat Jalan Papi

Baca: Bercerai dari Farhat Abbas, Nia Daniaty Tinggal di Rumah Mewah dan Hidup Bak Sosialita, Yuk Intip!

Baca: Info Lowongan Kerja : Bank Muamalat Cari Pegawai, Simak Syaratnya!

KABAR SELEBRTIS TRIBUN MANADO:

Baca: Penampakan Wajah Semasa SMA Ahmad Dhani di Instagram, Bak Kembarannya Dul Jaelani

Baca: Inilah Sosok Pembenci Ahok BTP usai Ceraikan Veronica Tan hingga Menikah Lagi dengan Polwan PND

Baca: Bilqis Putri Semata Wayang Ayu Ting Ting Punya Kartu Identitas Anak, Nama Ayahnya Bukan Enji!

Akhirnya, pada tanggal 13 Mei 1996 Agus diperintahkan oleh Komandan Satgas memimpin tim yang berkekuatan 25 orang untuk menggempur KKB Papua dan membebaskan para sandera.

Mereka harus melewati medan yang berat, karena hutan di Papua saat itu masih lebat.

Kontak senjata baru terjadi pada tiga hari kemudian.

Saat itu, mereka menembus semak belukar pada pukul 17.30 WIT.

Meski terjadi kontak senjata, namun para prajurit TNI AD berhati-hati karena tugas utama mereka adalah membebaskan sandera.

Halaman
1234
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved