Sulut United

Laga Kandang Sulut United Jamu PSIM Yogyakarta Harus Pindah ke Bali, ini Penjelasannya

"Ini semata-mata alasannya keamanan karena ada Manado Fiesta dan penyelaman masal," ujar Ridho.

Laga Kandang Sulut United Jamu PSIM Yogyakarta Harus Pindah ke Bali, ini Penjelasannya
Arthur Pangemanan/Tribun Manado
Sulut United 3 Poin Lagi, Benamkan Martapura FC di Klabat 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tim kebanggaan warga Bumi Nyiur Melambai, Bogor FC Sulut United akan memainkan laga kandang kelima di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (03/07/2019).

Pemindahan laga ini jelas merugikan Sulut United karena harus bermain tidak disaksikan ribuan pendukungnya di Stadion Klabat Manado.

Sedianya, laga menjamu PSIM Yogyakarta itu digelar di kandang, Stadion Klabat Manado.

Hanya saja, di hari yang sama, ada dua event internasional di Manado, yakni Manado Fiesta 2019 dan Pemecahan Rekor Dunia Selam oleh Wanita Selam Indonesia (WASI).

Sekretaris Tim Sulut United, Moh. Ali Ridho mengatakan, pemindahan laga mengikuti aturan yang ditetapkan PT Liga Indonesia Baru (LIB).

"Ini semata-mata alasannya keamanan karena ada Manado Fiesta dan penyelaman massal," ujar Ridho.

Pemindahan laga ini sesuai petunjuk PT Liga Indonesia Baru (LIB) menjawab surat Manajemen Sulut United.

Baca: Sulut United Bertolak ke Bali, Fokus Laga Menjamu PSIM Yogyakarta

Baca: Eksel Cs Tumbang 2-0 dari Persis Solo di Madiun, Sulut United Turun Peringkat

Baca: Brigata The Man Menggelar Nonton Bareng Sulut United vs Persis Solo

"Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, menjadi homebase alternatif setelah Stadion Klabat, yang diajukan Manajemen Sulut United ke PT LIB sebelum verifikasi pra Liga 2 2019," katanya.

Lanjutnya, Manajemen Sulut United menyatakan apresiasi  atas perhatian semua kalangan masyarakat terhadap klub kebanggan warga Sulawesi Utara sampai saat ini.

"Kami sadari, klub ini telah menjadi kebanggaan dan pemersatu masyarakat di Bumi Nyiur Melambai," katanya.

Sulut United berterima kasih ke Polri dan Pemprov yang selama ini memberikan dukungan penuh ke klub sehingga bisa menjalani laga kandang sejauh ini di Klabat tanpa gangguan.

Di sisi lain, kata Ridho, ini menjadi bentuk dukungan klub Sulut United guna menyukseskan event Manado Fiesta serta penyelaman massal WASI.

Manajemen Sulut United berharap hal ini bisa dimaklumi semua kalangan masyarakat secara bijak.

Manajemen Sulut United juga menjamin bahwa kerja keras permainan tim di semua laga tetap menjadi komitmen seluruh pemain dan official Sulut United.

Katanya, melihat kondisi tim yang begitu kondusif, membuat pihak manajemen tidak hanya menargetkan bertahan di Liga 2 2019, tapi akan berupaya semaksimal mungkin supaya promosi ke Liga 1.(ndo)

Baca: Aniaya Anggota Polisi Saat Mengantar Jenazah, Pria Ini Tak Berkutik Ditangkap Tim Paniki di Kamarnya

Baca: Penyesalan Wanita Muda yang Nikahi Kakek 70 Tahun Demi Uang, Anak Sudah Tiga dan Alami Ini

Baca: Bahaya, Jangan Mandi di Waktu Ini, Berisiko Mengalami Kematian Mendadak

Baca: Kisah Bette Nash, Pramugari Paling Senior yang Berusia 84 Tahun, Masih Aktif Bekerja Hingga Saat Ini

Baca: Massa Hancurkan Mobil Pelaku Pencuri Anjing, Beraksi Pakai Pelat Nomor Palsu, Polisi Temukan Ini

Baca: Pamer Tato Baru, Nikita Mirzani Geram Saat Dituding Pasang Implan di Bagian Dada

Baca: Cara Ahli Menghitung Potensi Gempa 8,8 SR Disertai Tsunami 20 Meter

Baca: Detik-detik Pria Mati di Jawa Timur Hidup Kembali Saat Dibawa Ambulans, Langsung Berdiri dan Bicara

Baca: Anggota Brimob Bripka Desri Meninggal Digigit Ular Derik, Ini Efek Bahaya Terkena Racun Gigitannya

Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved