90 Kios di Pasar Tradisional Ditutup Lantaran Pedagang tak Bayar Retribusi

Sekitar 90 kios di pasar tradisional, di Desa Poyowa Kecil, ditutup oleh Disdagkop UKM Kota Kotamobagu, Senin (29/7/2019).

90 Kios di Pasar Tradisional Ditutup Lantaran Pedagang tak Bayar Retribusi
ISTIMEWA
PASANG STIKER - Petugas Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disdagkop UKM) Kota Kotamobagu, Senin (29/7/2019) memasang stiker tanda penutupan kios di pasar tradisional. 

90 Kios di Pasar Tradisional Ditutup Lantaran Pedagang tak Bayar Retribusi

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU -  Sekitar 90 kios di pasar tradisional, di Desa Poyowa Kecil, ditutup oleh
Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disdagkop UKM) Kota Kotamobagu, Senin (29/7/2019).

Penutupan sekaligus penertiban dilakukan dengan menempelkan tulisan pengumuman bahwa objek retribusi tersebut ditutup.

Kepala Seksi Pasar, Ruslandi Mongilong menjelaskan, penutupan puluhan kios tersebut lantarab pedagang yang menempati kios, tidak pernah membayar retribusi pada Pemerintah Kota Kotamobagu.

“Selama ini kami sudah melakukan upaya persuasif melalui pendekatan secara langsung kepada para pedagang pada saat menagih retribusi. Bahkan dalam beberapa kesempatan, kami juga sudah menjelaskan mengenai pentingnya membayar retribusi pelayanan pasar, akan tetapi hal ini sama sekali tidak diindahkan oleh mereka,” katanya.

Ia menjelaskan, retribusi pelayanan pasar harus dibayarkan rutin oleh pedagang atau pengguna kios, sebagai sebuah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Manfaat PAD yang didapatkan dari retribusi pelayanan pasar ini, juga bisa dirasakan kembali oleh masyarakat kotamobagu termasuk para pedagang yang tinggal di kios-kios tersebut berupa pembangunan," jelas dia.

Ia mengatakan, agar masyarakat jangan hanya menempati bangunannya saja, akan tetapi tidak mau berkontribusi dalam membayar retribusi.

"Kami masih berikan kesempatan hingga Kamis mendatang untuk menyelesaikan pembayaran retribusi yang menunggak," jelas dia.

Jika tidak membayar juga, menurutnya, pedagang tersebut dilarang untuk menempati kembali kios tersebut.

"Nanti kami berikan kepada pedagang yang ingin menempati serta membayar retribusi," katanya.

Penutupan kios pedagang dilakukan berdasarkan Perda nomor 7 tahun 2017 tentang perubahan atas Perda nomor 13 tahun 2012 tentang retribusi pelayanan pasar.

Hal yang sama juga bakal dilakukan di pasar yang dikelola oleh Pemerintah Daerah di Kotamobagu.

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved