Pelantikan Kepala Daerah

Ini Respon Nasdem Pengusung Pasangan Elly-Mochtar Yang Batal Dilantik Jadi Kepala Daerah Talaud

Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kepulauan Talaud, Elly Englebert Lasut dan Mochtar Parapaga batal dilantik. Partai Nasdem tanggapi ini.

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Handhika Dawangi
Tribun Manado/Ryo Noor
Elly Lasut 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kepulauan Talaud, Elly Englebert Lasut dan Mochtar Parapaga batal dilantik.

Pasangan ini harusnya menyandang kepala daerah definitif pada 22 Juli 2019, karena berakhirnya pemerintahan Sri Wahyumi Manalip - Petrus Tuange.

Partai Nasdem sebagai partai pengusung pasangan ini ikut merespon kondisi ini.

Sekretaris DPW Nasdem Sulut, Victor Mailangkay menyarankan agar Bupati dan Wakil Bupati Talaud Terpilih menemui Gubernur Sulut, Olly Dondokambey.

Baca: Si Doel Rano Karno Mendapat Predikat Caleg Suara Terbanyak DPR RI, Berharap Duduk di Komisi X

Baca: Inilah Daftar 9 Grup K-pop Paling Kaya, Penghasilan Mereka Fantastis, BTS dan Twice Posisi Teratas!

Baca: Demokrasi Pancasila, Tatap Muka Antar Pemimipin & Tawar Menawar Kursi Menteri Kabinet Kerja

Baca: BREAKING NEWS Gubernur Olly Dondokambey Rombak Kabinet, 3 Pejabat Eselon II Bergeser, Siapa Mereka?

Baca: Melihat Ada Perempuan Naik Angkutan Umum, Pria 29 Tahun Dianiaya Delapan Orang, Alami Luka Robek

"Bertemu Pak Gubernur, ada perbedaan persepsi dicarikan solusi, " ujar Mantan Politisi Golkar ini ketika dikonfirmasi tribunmanado. co. id, Rabu (24/7/2019).

Sikap Nasdem sudah jelas, kata Victor tetap mendukung pasangan Elly-Mochtar, apalagi pasangan ini sudah dipercaya rakyat lewat Pilkada untuk memimpin Bumi Parodisa

Selain itu, Mochtar juga kader partai Nasdem, sementara Elly meski belum resmi jadi kader Nasdem tapi secara materil sudah Nasdem.

Tafsir Periodisasi

Gubernur Sulut, Olly Dondokambey belum melantik Bupati dan Wakil Bupati Talaud Terpilih Elly Lasut dan Mochtar Parapaga.

Alasannya masih adanya tafsir berbeda soal periodisasi jabatan Elly Lasut sebagai Bupati Talaud yang didasari dua SK Kemendagri tahun 2014 dan tahun 2017.

Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Sulut, Jemmy Kumendong mengatakan Gubernur ingin masalah ini tuntas dulu sebelum dilakukan pelantikan.

Penuntasan kasus ini, Gubernur meminta respon Mendagri dan meminta fatwa Mahkamah Agung

"Pemprov meminta mendagri merespon surat Gubernur. Menyampaikan juga ke MA bisa tidak dilakuan pelantikan, terkait masalah ini. Tunggu dari Mendagri dan fatwah MA, supaya clear," kata dia di Ruang WOC Kantor Gubernur Sulut, Senin (22/7/2019).

Jika menyatakan Gubernur bisa melantik, maka Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Talaud akan dilantik

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved