Berita Terkini

Heboh, Rumah Sakit Tolak Layani Bayi 9 Bulan hingga Meninggal, Alasan IGD Penuh, Keluarga Ikhlas

RSUD Daya Makassar meminta keluarga bayi untuk mencari rumah sakit lain karena ruang IGD di rumah sakit itu penuh.

Heboh, Rumah Sakit Tolak Layani Bayi 9 Bulan hingga Meninggal, Alasan IGD Penuh, Keluarga Ikhlas
tribunnews
ilustrasi bayi 3 

Seorang anak perempuan sudah ditempatkan di atas altar dadakan.

Acara ritual itu dipimpin seorang pendeta yang telah membawa sebilah pedang panjang, siap untuk memenggal kepala balita itu.

Petugas dan warga awalnya berusaha membujuk keluarga itu untuk menghentikan ritual pengorbanan.

Namun, hal itu justru membuat marah pendeta yang mulai mengacung-acungkan pedang dan kapak untuk mengancam warga.

Situasi mulai berubah kacau dengan anggota keluarga itu melemparkan batu dan peralatan ke arah petugas polisi.

Mereka juga membakar barang-barang mereka, termasuk sepeda motor, televisi, mobil, dan kulkas, untuk menghalangi petugas.

Mulai kehabisan cara untuk membujuk, polisi akhirnya melepaskan beberapa tembakan ke udara dan berhasil menenangkan keluarga dan pendeta itu.

Petugas yang melihat peluang akhirnya dapat menyelamatkan anak perempuan itu dan membawanya menjauh dari altar persembahan.

Berita Selebritis Tribun Manado:

Baca: Astrid Tiar Cerita Kisah Cintanya dengan Gading Marten: Setianya Minta Ampun, saat Gue Tak Setia

Baca: Begini Cara Nunung Kelabui Anaknya dari Konsumsi Sabu, hingga Tak Terlihat Pemakai Narkoba

Baca: Usai Bercerai Dengan Song Joong Ki, Song Hye Kyo Buka-bukaan Soal Masa Depan, Takdir dan Fashion

Polisi kemudian menempatkan anggota keluarga dan pendeta pemimpin ritual yang memegang parang ke dalam tahanan.

Tidak dijelaskan berapa orang yang ditahan dan apa saja hubungan di antara mereka.

Sementara anak perempuan yang hendak dikorbankan diketahui kemudian merupakan putri dari saudara ipar Saharia.

Balita tak berdosa itu hendak dikorbankan setelah diserahkan secara sukarela oleh sang ayah.

Anak perempuan itu rencananya hendak dikorbankan dengan disaksikan langsung oleh ibunya.

Kasus ini kini masih dalam penyelidikan polisi, termasuk terkait motif dilakukannya ritual pengorbanan itu.

SUBSCRIBE YOU TUBE TRIBUNMANADO TV:



Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Geger Bayi Meninggal karena Ditolak Rumah Sakit, Ini Penjelasannya
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved