Wisata Minahasa

Gunung Soputan Jadi Spot Wisata Favorit Kaum Milenial

"Kesannya sangat terasa saat melihat suasana hutan yang dipenuhi pohon pinus ditambah udara yang dingin sehingga sangat nyaman

Gunung Soputan Jadi Spot Wisata Favorit Kaum Milenial
Tribunmanado
Basecamp Gunung Soputan, tempat yang setiap akhir pekan ramai dikunjungi kaum milenial yang hobi camping dan hiking 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MINAHASA - Nober No Lolowan (66) seorang warga lokal yang tinggal di pos pendakian Gunung Soputan tepatnya di Wilayah Tompaso Barat, Desa Pinabetengan, Minahasa ini merupakan orang yang cukup populer di kalangan pendaki Sulawesi Utara.

Pasalnya pria paruh baya yang berprofesi sebagai petani ini juga mengabdikan dirinya untuk bertugas sebagai pengawas di pos pendakian selama kurang lebih 28 tahun, bahkan sebelum jalur pendakian Pinawetengan dibuka pada tahun 1989.

Nober yang akrab disapa Opa No ini juga menjadikan rumahnya sebagai tempat singgah bagi para pendaki yang sudah berjalan lintas desa dan kebun sepanjang empat kilometer dari desa terdekat.

Gunung Soputan.
Gunung Soputan. (TRIBUNMANADO/FRANSISKA NOEL)

Rumah sekaligus kantin miliknya tersedia bermacam-macam jajanan yang sederhana berupa mie instan, cemilan dan air mineral yang harganya terbilang murah.

Tidak lupa juga Opa No menyediakan minuman tradisional saguer untuk ditawarkan kepada pengunjung domestik dan manca negara bilamana melintas di depan rumahnya.

Opa No bersama istri mengaku selalu menganggap para pendaki seperti anak mereka sendiri, "walaupun kami punya tiga anak, tapi kami tetap menganggap para pendaki yang datang di gunung ini sebagai anak kami," katanya.

Kawah aktif puncak induk Gunung Soputan yg meletus dasyat Agustus 2012 silam, dengan tinggi letusan material vulkanik mencapai 5 kilometer.
Kawah aktif puncak induk Gunung Soputan yg meletus dasyat Agustus 2012 silam, dengan tinggi letusan material vulkanik mencapai 5 kilometer. (TRIBUNMANADO/FRANSISKA NOEL)

Opa No selalu antusias menjalani tugasnya sebagai pengawas pos pendakian walau harus standby selama 24 jam, "saya senang jika banyak pendaki yang melintas, bahkan saya dan istri sangat menikmati melayani para pendaki yang datang pada hari raya peringatan 17 Agustus yang waktu itu bisa sampai ribuan orang," tandas nya berseri.

Saat ini kendaraan roda dua sudah bisa masuk hingga pos satu Gunung Soputan, perjalanan yang harus ditempuh selama kurang lebih satu setengah jam kini sudah bisa hanya dengan memakan waktu 15 menit.

Beberapa jenis motor seperti matic dan motor bebek pun sudah dengan leluasa menyusuri jalan para pendaki yang berawal dari Desa Toure, Kecamatan Tompaso, Minahasa.

Walaupun kondisi jalan yang masih berbatu dan sempit tidak menghalangi para pengendara yang ingin segera tiba di basecamp Gunung Soputan.

Gunung Soputan
Gunung Soputan (Tribunmanado)
Halaman
12
Penulis: Andreas Ruauw
Editor: Fransiska_Noel
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved