2.670 Nasabah Bank Mandiri Wajib Kembalikan Uang

Sebanyak 2.670 rekening nasabah Bank Mandiri tidak dapat mengadakan transaksi pascagangguan sistem terjadi. Mereka wajib melapor

2.670 Nasabah Bank Mandiri Wajib Kembalikan Uang
Dok Tribun Jateng
Nasabah di ATM Bank Mandiri 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Sebanyak 2.670 rekening nasabah Bank Mandiri tidak dapat mengadakan transaksi pascagangguan sistem terjadi. Mereka wajib melapor ke bank, dan mengembalikan dana yang terlanjur ditarik atau ditransfer.

Manajemen PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) telah memblokir semua rekening tersebut dengan pertimbangan tercatat menerima saldo tambahan dan telah memindahkannya ke rekening lain.

Bank Mandiri memblokir 2.670 rekening nasabah pasca-kejadian gangguan atau error sistem, sejak Sabtu (20/7), pekan lalu. Saat itu, banyak nasabah sempat panik karena saldo tabungannya mendadak terkuras, sisa nol rupiah. Di pihak lain, sebagian menerima keuntungan, karena jumlah saldo uangnya tiba-tiba bertambah.

Baca: Tak Mungkin Jadi Menteri: Begini Alasan Ahok

Rupanya, ada aribuan nasabah yang saldonya meningkat, buru-buru menarik dana tunai atau memindahkannya ke rekening lain. Mereka inilah yang rekeningnya diblokir. Lantas apa yang perlu dilakukan oleh nasabah untuk memulihkan rekeningnya yang terblokir?

"Kalau ada nasabah yang masih terblokir silakan datang ke kantor cabang," ujar Vice President Coorporate Communication Bank Mandiri Rudi As Aturridhadi, Jakarta, Senin (22/7).

Selain datang ke kantor cabang, nasabah yang rekekingnya masih terblokir juga dipersilakan untuk menghubungi call center Bank Mandiri di nomor 14000. "Ini agar dilihat status rekeningnya, " kata dia.

Baca: Ini Kerugian Areal Lahan Ditanami Sawit dari Penjelasan Dosen Fakultas Pertanian

Sementara, Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan ribuan nasabah telah diblokir. "Yang sudah transfer atau menarik uangnya sudah kami block, mungkin mereka tidak sadar bertambah. Tapi jumlahnya sangat sedikit, 2.670 nasabah dari total 1,5 juta atau 10% nasabah yang mengalami gangguan," kata Rohan Hafas.

Rohan Hafas mengatakan kantor cabang Bank Mandiri akan menghubungi dan mendatangi 2.670 nasabah tersebut. "Bank Mandiri meminta nasabah mengembalikan saldo tambahan yang terlanjur dipindahkan. Landasan hukumnya sederhana, kami memiliki data mutasi bahwa saldo tambahan tersebut bukan milik nasabah," katanya.

Rohan memastikan tidak akan menempuh jalur hukum dalam menagih saldo tambahan yang diterima nasabah dan terlanjur dipindahkan ke rekening lain. “Kami tidak akan mengambil jalur hukum, mereka adalah nasabah kami, jadi kami akan ajak bicara dulu,” kata Rohan.

Kejadian kegagalan sistem IT Bank Mandiri, terjadi Sabtu (21/7) mengakibatkan tumpang tindihnya data rekening nasabah bank pelat merah ini. Setelah itu, tercatat ada 2.670 rekening yang tiba-tiba bertambah saldonya dan sempat melakukan penarikan maupun memindahkan uang di saldonya ke rekening lainnya.

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved