Lifestyle

Olahraga Jadi Pelarian Stres, Waspada Bahaya Mengintai

Menurut psikolog Scott Bea, ada beberapa hal yang menyebabkan perilaku obsesif dalam berolahraga

Olahraga Jadi Pelarian Stres, Waspada Bahaya Mengintai
UberImages
Ilustrasi olahraga di gym 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Satu hari saja tak berolahraga, akan ada yang terasa aneh bagi pecinta dunia kebugaran.

Hal ini pun mengakibatkan rutinitas olahraga yang kompulsif demi menciptakan rasa lega.

Menurut psikolog Scott Bea, ada beberapa hal yang menyebabkan perilaku obsesif dalam berolahraga.

Sebagian orang biasanya menggunakan rutinitas olahraga sebagai "pelarian" dari stres atau rasa cemas yang didera.

"Stresor awal seperti kecemasan dan pencitraan palsu dapat memicu lonjakan dalam durasi berolahraga," kata Bea.

Perilaku ini mirip dengan awal dari banyak perilaku kompulsif lainnya.

Baca: Sering Olahraga Malam? Waspada Dampak Buruknya, Ternyata Bisa Ganggu Waktu Tidur

Baca: Cegah Konsentrasi Agar tak Buyar Saat Kerja, Biarkan Otak Beristirahat, Ini Tipsnya!

Baca: Perempuan Korban Pelecehan Seksual Umumnya tak Pakai Baju Seksi, Laki-laki Ternyata Juga Jadi Korban

Mereka yang berolahraga secara kompulsif biasanya mengabaikan rasa lelah dan pegal karena olahraga berlebihan.

Mereka berpikir, tidak mampu mencapai citra tubuh ideal akan membuat mereka lebih menderita daripada sekadar rasa lelah.

Banyak orang yang melakukan olahraga secara kompulsif juga menderita gangguan makan.

"Orang-orang dapat memasuki lingkaran setan ini untuk mencapai apa yang dianggap 'sehat' oleh masyarakat," kata Bea.

Halaman
123
Editor: Finneke Wolajan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved