Insiden Saldo Nol ATM Bank Mandiri, Bank Indonesia Harus Tegas

Bank Indonesia sebagai Regulator juga harus mendorong pemulihan hak konsumen yang dirugikan atas insiden ini.

Insiden Saldo Nol ATM Bank Mandiri, Bank Indonesia Harus Tegas
Dr. Ir. Arief Safari, MBA
Diskusi Dinamika Transaksi di Era Ekonomi Digital yang digelar Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) di Jakarta beberapa waktu lalu. 

Siaran Pers

Menyikapi insiden Saldo Nol Rupiah yang menimpa sebagian Konsumen Bank Mandiri di Pekanbaru, adalah suatu fault yang tidak bisa ditoleransi.

Bank Mandiri perlu mengevaluasi ulang semua sistem Keamanan dan Sistem Transaksi Perbankannya. Tidak bisa hanya mengelak bahwa kegagalan akibat proses perawatan sistem semata.

Demikian juga Bank Indonesia sebagai Regulator Sistem Pembayaran perlu bersikap tegas terhadap Penyelenggara Sistem Pembayaran yang lalai dan telah menimbullan kerugian pada Konsumen.

Bank Indonesia sebagai Regulator juga harus mendorong pemulihan hak konsumen yang dirugikan atas insiden ini.

Bank Indonesia ke depan perlu menerapkan Mekanisme Denda atas gagalnya Sistem Pembayaran seperti ini oleh Penyelenggara.

"Gagalnya suatu Sistem Pembayaran dampaknya ke konsumen akan luar biasa," ujar Nurul Yakin Setyabudi, koordinator komisi kerja sama dan kelembagaan BPKN," Sabtu (20/09/2019).

Baca: Ahok Cekcok Hebat dengan Putrinya karena Bela Veronica Tan, Nathania Purnama: Papa Kenapa Nikah

Baca: Akan Ada Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah, Berikut Prakiraan BMKG Untuk Hari Ini

Baca: Ternyata Ini Penyebab Letjen (Purn) Sarwo Edhie Wibowo Marahi Seorang Kopassus Muda Saat Tumpas PKI

Kegagalan Sistem Pembayaran, lanjut Nurul Yakin, dapat berakibat terganggunya transaksi yang mendesak dan gagalnya Peluang Bisnis.

Selain itu juga menimbulkan biaya tak perlu, surcharge, denda, dan waktu yang terbuang yang akhirnya menjadi beban konsumen.

Tak hanya itu, gagalnya transaksi juga bisa berakibat kehilangan nyawa, bila suatu transaksi bersifat kritis dan terkait darurat medis atau kebencanaan.

Halaman
123
Editor: Sigit Sugiharto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved