Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Bank

HEBOH Nasabah Bank Mandiri Mengeluh, Saldo Nasabah Berubah Drastis, Ada Apa?

Sejumlah nasabah Bank Mandiri mengeluhkan saldo tabungannya berubah pagi ini Sabtu (20/7/2019).

Editor: Aldi Ponge
DOK/TRIBUNNEWS
ATM Bank Mandiri 

TRIBUNMANADO.CO.ID -- Heboh nasabah Bank Mandiri mengeluhkan perubahan saldo tabungannya Sabtu (20/7/2019).

Para nasabah mengeluhkan melalui media sosial Twitter dan menyertakan #mandirierror.

Ada yang mengaku kehilangan saldo, dan beberapa mengaku malah mendapat tambahan saldo.

Tak hanya itu, para nasabah juga mengeluhkan customer service Bank Mandiri juga tidak bisa dihubungi.

Untuk itu, pada nasabah banyak yang menanyakan hal itu di media sosial Twitter.

Ada yang kehilangan saldo Rp 500 ribu, bahkan hingga Rp 25 juta.

Tak sedikit juga yang mengeluh kalau saldo di tabungannya jadi nol rupiah.

Mereka juga menjelaskan bahwa saat dilihat di history, tidak ada transaksi apapun sebelumnya.

Berikut beberapa Tweet dari nasabah mandiri di Twitter.

"Mohon solusi @mandiricare saldo rekening saya berkurang tp ga ada transaksi di history. #mandirierror," tulis @rifqifurqon.

"Saldo tiba2 Rp -0 #mandirierror," kata @SinaDibalik.

"Saldo rekening saya dan teman juga sama2 berkurang. Tp di history g ada. Telpon @bankmandiri gak bisa... #mandirierror," tulis @NishaNick.

"Saldo tiba2 0 ga ada transaksi keluar ya Allah #mandirierror," ujar @nathalyna_cha.

"Uang 13juta raib di rek Mandiri, cek mutasi ga ada Debet sama sekali. Gimana ini @mandiricare ? #mandirierror," tulis @cicaharyani.

"Gw pikir gw kebagian yg nambah, ternyata malah hilang 25jt. Tapi cuma jumlah saldo dan ga jelas lari kemana! #mandirierror," tulis @klementonie.

"gimana @mandiricare kenapa saldo saya tiba2 nambah? error kah? #mandirierror," kata @rin_arinnn.

Baca: Perempuan Korban Pelecehan Seksual Umumnya tak Pakai Baju Seksi, Laki-laki Ternyata Juga Jadi Korban

Baca: Ini Profil dan Foto Maulidya Sari Daulay, Gadis Cantik yang Lulus Perwira TNI AU, Calon Jenderal!

Baca: Nia Silalahi Bongkar Nama Asli Pablo Benua: Pablo Itu Singkatan Pau Pau Bloon

Baca: 5 Fakta Terkait Kanker Prostat, Penyakit Diderita Arswendo Atmowiloto hingga Meninggal Dunia

Baca: Wajib Tahu Gejala Kanker Prostat yang Terjadi Pria, Satu di Antaranya Jarang Ganti Pakaian Dalam

Baca: Karena Kanker Prostat, Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia, Ini Rincian Mengenai Penyakitnya

Baca: 5 Fakta Terkait Kanker Prostat, Penyakit Diderita Arswendo Atmowiloto hingga Meninggal Dunia

Baca: Ribuan Kondom Bekas Berserakan di Lorong, Warga Sekitar Ungkap Hal Ini

Baca: 8 Ponsel Berbagai Merek untuk Main PUBG Mobile, Harganya di Bawah Rp 3 Juta Loh!

Sementara itu dilansir dari akun Twitter Bank Mandiri yang terverifikasi, @bankmandiri, tampak beberapa Tweet nasabah dibalas.

Akun @bankmandiri menjelaskan kalau saat ini pihaknya sedang melakukan investigasi penyebab dari kejadian tersebut.

Namun pihaknya meminta nasabah tidak khawatir karena Bank mandiri memastikan bahwa dana nasabah tidak akan berkurang.

"Hi Ibu Aminah. Kami mohon maaf krn kendala ini, saat ini sdg kami investigasi.

Ibu tdk perlu khawatir krn kami pastikan tdk ada dana Ibu yg berkurang. Krn saat ini proses normalisasi datanya sdg berjalan, Ibu bisa secara berkala memeriksa saldonya melalui echannel kami. Tks~Rere," tulis @bankmandiri kepada salah satu nasabah.

Pernah Terjadi Peristiwa Sama

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengklarifikasi terkait gagalnya transaksi dan hilangnya dana nasabah.

Kedua kejadian tersebut terjadi pada Kamis kemarin (22/6/2017).

Direktur Utama Bank Mandiri, Kartika Wirjoatmodjo menerangkan, hilangnya dana nasabah tersebut karena banyaknya transaksi yang terjadi di dalam sistem back office perseroan.

Menurut dia, biasanya transaksi harian Bank Mandiri mencapai 20 juta sampai 30 juta transaksi per hari, namun pada Kamis (22/6/2017) kemarin hingga mencapai 50 juta transaksi per hari.

Melonjaknya jumlah transaksi tersebut membuat sistem back officeBank Mandiri menjadi terkendala.

"Kemarin tuh hari Kamis extra ordinary hampir 45 juta transaksi bahkan hampir 50 juta transaksi. Karena banyak gaji dan THR, kemudian orang-orang banyak pembayaran karena hari terakhir kan. Sehingga ada kendala di back office," ujar Kartika saat ditemui dalam "Open House" Menko Perekonomian Darmin Nasution di Jalan Widya Chandra IV, Jakarta, Senin (26/6/2017).

Pria yang akrab disapa Tiko ini menuturkan, dari semua jumlah transaksi tersebut baru dua jenis transaksi yang telah terselesaikan yakni transaksi tunai dan transaksi antar bank.

Sisanya, transaksi elektronik menggunakan Electronic Data Capture (EDC) sedang diproseskan.

"Yang EDC sekarang emang lagi proses. Kalau untuk transaksi tunai dan antarbank semua sudah selesai. Jadi kita memang utamakan sebelum selesai lebaran yang terdebet sudah balik lagi ke backoffice sudah selesai semua," jelas dia.

Dalam hal ini, Kartika membenarkan, adanya dana nasabah yang hilangnya saat melakukan transaksi.

Dana nasabah ini hilang, juga dikarenakan banyaknya transaksi, sehingga menggangu sistem backoffice Bank Mandiri.

"Iya itu (dana hilang) betul. Akan tetapi, besoknya udah Kami kembalikan. Jadi setelah ditarik tunai tidak keluar uangnya tapi terdebet, itu besoknya udah kita kreditkan lagi semua. Sebetulnya nilainya nggak terlalu banyak. Cuman berapa puluh miliar lah," pungkas dia.

Penjelasan Bank Mandiri

Bank Mandiri saat ini tengah melakukan pemeliharaan/ maintenance sistem teknologi informasi untuk meningkatkan layanan transaksi keuangan nasabah.

Menurut Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas, dalam proses pemeliharaan dan peningkatan kualitas sistem IT tersebut, berdampak pada berubahnya nilai saldo sebagian nasabah.

Bank Mandiri saat ini sedang melakukan normalisasi saldo rekening yang terdampak pemeliharaan sistem IT tersebut.

“Kami memohon maaf atas kejadian ini. Saat ini kami sedang melakukan normalisasi saldo nasabah dan kami juga memastikan bahwa dana nasabah tetap aman serta tidak hilang,” kata Rohan Hafas, Sabtu (20/7/2019).

Bank Mandiri mempersilahkan Nasabah yang ingin melakukan pengecekan rekening tabungannya ke kantor cabang Bank Mandiri.

Rohan meminta nasabah untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

"Kami pastikan rekening nasabah, aman," tegas Rohan.

KLIK TAUTAN AWAL TRIBUNNEWS BOGOR

Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved