Bukan Hanya Jadi Masjid, Gereja Jadi Pabrik Bir Juga Ada di Amerika Serikat

Bekas tempat pengakuan dosa sekarang dijadikan bar dengan minuman alkohol. Sedang yang tadinya altar sekarang dijadikan tempat membuat minuman bir.

Bukan Hanya Jadi Masjid, Gereja Jadi Pabrik Bir Juga Ada di Amerika Serikat
net/www.moderndaytripper.com
Bagian dalam Gereja Church Brew Works, Pittsburgh, Pennsylvania, AS. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ada ratusan ribu gereja di Amerika.

Sekitar 4 ribu hingga 5 ribu gereja baru yang menerima jemaat setiap tahun, tapi sekitar jumlah yang sama pula tutup tiap tahun.

Umumnya gereja-gereja itu tutup karena alasan ekonomi.

Di Pittsburgh, misalnya, pasang surut keadaan ekonomi berdampak pada operasi sebuah gereja.

Adalah Gereja Katolik St John yang sudah tak berfungsi dan kini sudah diubah menjadi pabrik bir.

Melansir warta Voice of America, Sabtu (20/7/2019), sumber pemasukan yang berkurang membuat gereja kosong dan hanya menunggu sampai ada pihak yang berminat untuk membeli atau mengontraknya menjadi sesuatu yang lain bagi kepentingan masyarakat.

Tidak jarang gereja yang sudah tidak berfungsi dibeli oleh investor lalu disulap menjadi kompleks apartemen, toko buku, dan museum.

Ada juga yang beralih dari gereja menjadi masjid. Contohnya, masjid IMAAM untuk komunitas muslim Indonesia di Ibu Kota Washington dan sekitarnya.

Baca: Unesco Bayar Rp 615 M, Pemerintah Izinkan Gereja Gaudi Berdiri, Peletakan Batu Sudah 137 Tahun

Baca: Hagia Sophia dari Gereja Jadi Masjid Kini Museum

Bagian depan Gereja Katolik Church Brew Works Pittsburgh.
Bagian depan Gereja Katolik Church Brew Works Pittsburgh. (net/koperski.com)

Yang jarang terdengar bangunan gereja beralih fungsi menjadi tempat pembuatan minuman bir. Ini terjadi di Kota Pittsburgh, Pennsylvania.

Tampak dari luar tidak ada yang luar biasa dari sebuah bangunan yang tadinya adalah gereja Katolik Roma di Kota Pittsburgh.

Halaman
123
Editor: maximus conterius
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved