Sulut United

Sulut United Bekuk Martapura FC di Klabat, Herkis Akui Sempat Tegang  Untung Ada Gol Fajar

Tim tamu yang memang menempatkan lima gelandang plus satu second striker yang lebih banyak beroperasi di tengah mendominasi permainan.

Sulut United Bekuk Martapura FC di Klabat, Herkis Akui Sempat Tegang  Untung Ada Gol Fajar
Tribun Manado/Fernando Lumowa
Pelatih Sulut United, Herry Kiswanto dan Fajar Romansyah (kiri) memberikan keterangan kepada media usai laga Sulut United vs Martapura FC di Stadion Klabat Manado, Jumat (19/07/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pelatih Sulut United, Herry Kiswanto mengakui sempat tegang melihat permainan anak-anak asuhannya di babak pertama.

Tim tamu yang memang menempatkan lima gelandang plus satu second striker yang lebih banyak beroperasi di tengah mendominasi permainan.

"Harus kita akui, kita kalah di tengah. Saya sempat tegang juga ya, tim Martapura ini alot," kata Coach Herkis dalam press conference usai laga di Stadion Klabat Manado, Jumat (19/07/2019).

Memasuki babak kedua, Herkis meminta Wawan Samma cs bermain lebih mengutamakan pressing. Langsung menekan lawan mana kala kehilangan bola.

"Anak-anak harus disiplin, jangan sampai ceroboh. Sebab counter attack mereka bagus. Beruntung tak jadi gol," katanya.

Beruntung, kematangan Herkis sebagai mantan pemain serta menjadi pelatih bertahun membuatnya jeli menganalisa permainan.

Baca: Sulut United 3 Poin Lagi, Benamkan Martapura FC di Klabat

Baca: Kalahkan Martapura FC, Sulut United Duduki Posisi Kedua Klasmen Sementara Liga 2 Wilayah Timur

Baca: Gol! Tendangan Indah Fajar Romansyah Bawa Sulut United Ungguli Martapura FC

Melihat winger Sahar Tehupelasury yang kurang maksimal, Herkis memasukkan Fajar Romansyah di menit ke 61'.

Keputusan Herkis terbukti. Fajar sukses menjadi pahlawan. Kecerdikannya mengelabui bek Martapura berbuah gol.

Fajar yang mendrible bola di depan kotak penalti tiba-tiba membalik badan dan melepaskan tendangan lob terukur. Aksi cerdik ini sama sekali tak disangka barisan pertahanan Martapura FC.

"Kadang di sepakbola itu begitu. Insting juga perlu. Saya lihat Sahar kurang bagus, masuklah Fajar dan jadi pembeda," kata mantan pelatih Persela Lamongan ini.

Halaman
1234
Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved