Dua Motor ‘Adu Banteng’ di Jalan 46 Bitung, Pengendara Masih Bocah

Peristiwa kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah hukum Polres Kota Bitung, Rabu (17/7/2019).

Dua Motor ‘Adu Banteng’ di Jalan 46 Bitung, Pengendara Masih Bocah
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Aldo bocah korban lakalantas di jalan 46 (SH Sarundajang) yang sempat di rawat di RSUD Manembo-Nembo Bitung harus di rujuk ke Rumah Sakit Kandou Malalayang Manado. 

Dua Motor ‘Adu Banteng’ di Jalan 46 Bitung, Pengendara Masih Bocah

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Peristiwa kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah hukum Polres Kota Bitung, Rabu (17/7/2019).

Dua sepeda motor adu banteng antara bagian depan motor matic jenis Yamaha Mio tanpa plat nomor/TNKB, yang dikendarai Aldo (13) seorang pelajar kelas 7 SMP membonceng Muhamad Albar Ringalai (13) siswa kelas V SD dengan Honda Vario nomor polisi DB 3271 CF yang dikemudikan Johan Van Olden Kawinda, di jalan 46 (SH Sarundajang) di Primkop Kelurahan Girian Indah Kecamatan Girian pada Rabu (17/7/2019) jam 18.30 wita.

Informasi dari Kasat Lantas Polres Bitung AKP Andri Permana, dua sepeda motor berlawanan arah. Motor yang dikendarai pria Aldo dari arah barat Kelurahan Pinokalan menuju arah Timur Kelurahan Wangurer, diduga masuk ke jalur kanan kemudian bertabrakan tak terindahkan dengan motor matic yang dikendarai Johan.

Posisi akhir setelah kejadian, kedua kendaraan dan ketiga orang yang mengalami kecelakaan berada di jalur dan lajur sebelah kirih dimana jalur dari motor Honda Vario yang dikendarai pria Johan.

"Faktor penyebab kecelakaan, diduga pengendara sepeda motor matic Mio tanpa plat nomor/tnkb sudah out ke kanan dan kurang hari-hati," jelas Andri, Kamis (18/7/2019).

Peristiwa tabrakan antara dua sepeda motor mengakibatkan dua orang bocah dirawat intensif di rumah sakit. Aldo dan Albar paska kejadian dirawat itensif di RSUD Manembo-Nembo, hingga Kamis (17/7/2019) pagi.

Kemudian korban Aldo langsung di rujuk ke rumah sakit Kandou Malalayang Manado untuk perawatan intensif.

Peristiwa ini sangat disayangkan oleh Kasat Lantas Polres Bitung AKP Andri Permana, karena melibatkan anak-anak dibawah usia yang belum diizinkan membawa kendaraan.

"Ini yang saya khawatirkan seandainya anak-anak bawa motor, pengawasan orang tua itu penting," sorotnya.

Pihaknya sejak awal, sudah pernah menyampai-nyampaikan pencegahan laka lantas bukan hanya tanggung jawab polisi saja melainkan seluruh stekholder terkait termasuk pemerintah dan orang tua.

Orangtua menurut kasat Lantas Polres Bitung berperan utama untuk mencegah anak-anak dibawah umur dan belum punya izin berkendara. "Kalau sudah terjadi seperti ini menyesal pun percuma," tandasnya.

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved