Curhat Wali Kota Tangerang soal Menkumham Yassona Laoly

Konflik antara Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dan Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah tengah hangat diperbincangkan publik

Curhat Wali Kota Tangerang soal Menkumham Yassona Laoly
kompas.com
Arief R Wismansyah 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Konflik antara Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dan Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah tengah hangat diperbincangkan publik. Polemik berawal dari pernyataan Menkumham Yasonna Laoly yang diduga menyindir Arief karena lahan Kemenkumham di Tangerang untuk pertanian. Sindiran itu dikatakan Yasonna saat meresmikan Poltekip dan Politeknik Imigrasi (Poltekim) di Kota Tangerang, Selasa (9/7).

Hal tersebut kemudian berbuntut pada keberatan wali kota dua periode tersebut, yang mana kemudian Arief melayangkan surat keberatannya. Tak hanya sampai di situ, Arief menegaskan Pemkot Tangerang tak bertanggung jawab atas pelayanan masyarakat di kawasan lahan Kemenkumham di Tangerang.

Baca: Pemerintah Belum Tentu Perpanjang Izin FPI

Terbaru, mereka berdua bertemu dalam rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (16/7). Arief menceritakan pertemuan singkatnya dengan Yasonna.

Pertemuan itu berjalan singkat sebab Yasonna Laoly harus segera pergi ke Batam. Arief pun maklum akan hal tersebut karena memang semua menteri urusannya dari ujung barat ke ujung timur Indonesia.

Lantas, bagaimana Arief menyikapi konflik tersebut dan kaitannya terhadap pelayanan publik masyarakat Tangerang yang juga menempati wilayah di lahan miliki Kemenkumham? Berikut petikan wawancara khusus wartawan Tribun Network Reza Deni bersama Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah di kantornya, Rabu (17/7)

IKUTI YOUTUBE TRIBUN MANADO TV

Bagaimana reaksi Anda saat mendengar pernyataan Menkumham Yasonna Laoly kalau Anda cari gara-gara?

Saya kaget dan sedih. Saya memang  tidak hadir di lokasi, tapi ada rilisnya dan saya tahu dari berita. Kaget saya karena dibilang cari gara-gara dan kurang ramah. Masalahnya apa? Oh, jadi masalahnya adalah penetapan lahan pertanian.

Lalu saya buat klarifikasi dalam bentuk surat. Di situ saya menjelaskan tidak pernah saya sedikitpun ada niat atau ide dari Pemkot Tangerang yang ingin menetapkan lahan pertanian. Kami sangat keberatan terhadap pernyataan tersebut karena yang menetapkan lahan tersebut adalah kementerian dan keputusan dari kementerian lain. Tidak ada dari wali kota Tangerang.

Saat peresmian Politeknik dan Poltekip Kemenkumham oleh Menteri Yasonna, Anda  tidak datang karena tak diundang atau ada halangan atau bagaimana?

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved