Torang Kanal

Arlinda Mamonto - Ingin Bahasa Daerah Terus Digunakan

Perkembangan teknologi dan zaman membuat bahasa daerah Bolaang Mongondow mulai terkikis. Hal ini dipedulikan gadis cantik bernama Arlinda Mamonto

Arlinda Mamonto - Ingin Bahasa Daerah Terus Digunakan
Istimewa
Arlinda Mamonto 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Perkembangan teknologi dan zaman membuat bahasa daerah Bolaang Mongondow mulai terkikis.

Hal ini dipedulikan gadis cantik bernama lengkap Arlinda Mamonto.

Katanya zaman semakin berubah, budaya daerah mulai berangsur ditinggalkan. Terutama kaum muda.

Arlinda pun berusaha untuk tetap melestarikannya.

Baca: LBH Tengah Perjuangkan Ganti Rugi Bagi 4 Orang Korban Salah Tangkap Polisi

Baca: 5 Penyanyi Dangdut Cantik Ini Meniti Karier Keartisan Sejak Usia Muda, No 5 Usianya Baru 15 Tahun

Baca: Pasutri Hanyut, Setelah Suami, Istri Ditemukan, Aparat hingga Masyarakat Turut Dalam Pencarian

Baca: Polisi Kanit Ditreskrimsus Polda Kasus 5 Video Mesum yang Dilaporkan Istri, Begini Nasibnya Sekarang

Baca: Bak Model! Ini 12 Maspakai Penerbangan Dengan Seragam Paling Stylish di Dunia

"Saya berusaha mempertahankan bahasa daerah lewat ajang Uyo Nanu 2019," ujar gadis cantik kelahiran Buyat, 18 September 1995 ini kepada Tribun Manado, Kamis (18/07/2019).

Kata dia, saat ini budaya mulai diabaikan. Contoh bahasa daerah, jarang didengar lagi dari mulut anak muda. Padahal sejak kecil bahasa ini sering dipakai, berkomunikasi dari warga Bolmong.

Kenyataannya sekarang, hanya orang tua, sering mengunakan bahasa ini. Pada hal bahasa ini menjadi jati diri orang Bolaang Mongondow.

Baca: Kamaru Minta Organisasi Perangkat Daerah Maksimalkan Potensi Alam, Agar Bisa Jadi Sumber Pendapatan

Baca: Yusril: Kalau Diminta Jadi Menteri, Posisi Yang Cocok Menkumham

Baca: Perannya di Film Bumi Manusia Tuai Protes, Begini Tanggapan Pemeran Annelies Mawar Eva

Baca: Ahok: Kesulitan yang Kita Hadapi Bukan Untuk Menjatuhkan, Tapi Mempromosikan Kita

Kata putri dari pasangan Monginsidi Mamonto dan Atma Sineke ini perjuangan untuk mempertahankan budaya terlebih bahasa daerah, akan terus dilakukan dengan motivasi masuk ke ajang Uyo dan Nanu.

"Saya pikir, dengan ikut Uyo Nanu, sosialisasi budaya masyarakat lebih terbuka," ujar pemilik akun facebook Arlinda Mamonto.

Rencananya, mimpi ke depan akan membuat sanggar budaya di Bolaang Mongondow Timur. (Ven)

Penulis: Vendi Lera
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved