Kecelakaan Lalu Lintas

Aparatur Sipil Negara Kendarai Mobil Kemudian Tabrak Ayah dan Anak, Dia Sudah Ditahan Polisi

JK alias Jon (44) Pengemudi roda empat jenis Toyota Rush warna putih dengan nomor polisi DB 2389 CC yang terlibat peristiwa kecelakaan lalu lintas di

Aparatur Sipil Negara Kendarai Mobil Kemudian Tabrak Ayah dan Anak, Dia Sudah Ditahan Polisi
Tribun Manado/Christian Wayongkere
jenazah ayah dan anaknya dimakamkan di satu peti 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kecelakaan lalu lintas di Bitung yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia yakni seorang pria bersama anak perempuannya diproses oleh polisi.

JK alias Jon (44) Pengemudi roda empat jenis Toyota Rush warna putih dengan nomor polisi DB 2389 CC yang terlibat peristiwa kecelakaan lalu lintas di jalan Efraim Lengkong sudah ditahan polisi.

"Pengendara sudah di tahan dan sekarang dalam proses pemeriksaan lebih lanjut," kata AKP Andri Permana Kasat Lantas Polres Bitung, Rabu (17/07/2019).

Terhadap pengendara tersebut, polisi mengenakan pasal 310 ayat 4 undang-undang lalu lintas angkutan jalan dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda paling banyak Rp 12 juta.

Dari informasi yang dirangkum, pengendara yang menabrak seorang pria dan anak perempuannya warga Kelurahan Tanjung Merah Kecamatan Matuari, merupakan aparatur sipil negara (ASN) yang keseharian bekerja di Kantor Kelurahan Manembo-Nembo Kecamatan Matuari.

Baca: Ramalan Zodiak Kamis 18 Juli 2019: Hari Aries Romantis, Taurus Jaga Tabungan dan Kesehatanmu

Baca: 3 Bahan Alami yang Diklaim Bisa Sembuhkan Kanker, Hoax? Berikut Penjelasannya

Baca: Jokowi Kans Pertahankan 9 Menteri Ini di Kabinet Selanjutnya, Ini Sosoknya

Baca: Keluarkan Vlog Baru, Ahok Sebut Namanya Lebih Ngetop Saat di Penjara: Betul Gak?

Baca: Hasil Studi Para Peneliti Harvard: Anak yang Diasuh Secara Religius Lebih Sehat Fisik dan Mental

Frangky Ladi kepala Badan kepegawaian pengembangan sumber daya manusia kota Bitung menambahkan, pihaknya masih menunggu penyampaian dan laporan tertulis dari atasan ASN yang terlibat masalah Pidana.

"Saat ini sementara berproses, kami menunggu putusan hukumnya dulu seperti apa sebelum memberikan sanksi sebagaimana ketentuan," kata Ladi singkat.

Seperti diwartakan peristiwa kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan korban meninggal dunia pria Jhony Cristoffel (43) dan putrinya Aurel K Christoffel (3) warga Kelurahan Tanjung Merah, terjadi pada Minggu (14/7/2019).

Baca: Update Klasemen Sementara Liga 1 Indonesia 2019 Pekan 9 Setelah Hasil PSM vs Persebaya & PSS vs PSIS

Baca: Data WHO: Lebih dari 17 Juta Orang di Dunia Meninggal Karena Serangan Jantung, Kenali Gejala Awalnya

Baca: Wanita 30 Tahun Aniaya Hingga Tendang Putranya Berusia Enam Tahun Hingga Meninggal Dunia

Baca: 4 Oknum Polisi dan Wartawan Ditangkap Polisi, Diduga Mau 86 Kasus Narkoba

Baca: Viral, Seorang Gadis Menemui Atta Halilintar Menempuh Perjalanan Jauh dari Aceh ke Jakarta

Jenazah dimakamkan dalam satu peti dan liang lahat pada Selasa kemarin.

Peristiwa ini sempat menghebohkan media sosial facebook yang menampilkan foto kondisi korban lakalantas yang terbujur kaku didalam satu peti berwarna merah. (crz)

Halaman
1234
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved