Berita Terkini

Sebelum Jokowi Dilantik Presiden, Pemerintah akan Urus Kepulangan Habib Rizieq

Ali Mochtar Ngabalin menyebut akan mengurus kepulangan pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab.

Sebelum Jokowi Dilantik Presiden, Pemerintah akan Urus Kepulangan Habib Rizieq
KOMPAS.com/Indra Akuntono
Wakil Ketua Balitbang DPP Partai Golkar Ali Mochtar Ngabalin 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan, Ali Mochtar Ngabalin menyebut akan mengurus kepulangan pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab.

Bahkan, Ali Ngabalin juga menjanjikan kapan waktu Habib Rizieq pulang yakni sebelum Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin dilantik.

Dikutip dari acara 'Fakta' di tvOne, mulanya pembawa acara menyinggung soal pemulangan Habib Rizieq benarkah menjadi syarat rekonsiliasi, Senin (14/7/2019).

Menanggapi hal itu, Ali Ngbalin menjelaskan telah mempersiapkan diri untuk membicarakan kepulangan Habib Rizieq bersama Menteri Luar Negeri, Menteri Hukum dan HAM, Kedutaan Besar (kedubes) Indonesia di Arab Saudi dan Kedubes Arab Saudi di Indonesia.

Ali Ngabalin juga menyatakan bahwa Habib Rizieq bukan sekedar tokoh besar, melainkan sahabatnya pula.

Untuk itu, dirinya menawarkan diri jika tidak ada yang menyelesaikan kasus kepulangan Habib Rizieq.

"Kalau tidak ada yang bisa menyelesaikan, saya akan mewakafkan diri untuk menyelesaikan masalah itu," jelas Ali Ngabalin.

Baca: Gaya Hidup Mewah Mantan PM Malaysia, Sehari Habiskan Rp 11 Miliar untuk Beli Perhiasan

Baca: VIRAL! Bak Bintang K-Pop, Kambing Ganteng Ini Punya Jambul dan Rambut Menawan juga Pandai Berpose

Baca: Petugas KPK Temukan Uang Miliaran Berserakan di Rumah Dinas Gubernur

Di sisi lain, Ali Ngabalin juga menyatakan bahwa isu syarat rekonsiliasi soal kepulangan Habib Rizieq juga telah didengar oleh Presiden Joko Widodo.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa hal itu bukan menjadi persyaratan utama bagi pertemuan kedua tokoh Jokowi dengan Prabowo.

"Rekonsiliasi itu enggak ada syarat lain, syaratnya adalah menyatunya kekuatan bangsa dan negara untuk masa depan republik ini," papar Ali Ngabalin.

Halaman
123
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved