Program Jaminan Sosial BPJS

Provinsi Jateng Tiru Sulut, Belajar Program Jaminan Sosial BPJS TK Bagi Pekerja Sosial Keagamaan 

Pemda yang dipimpin Ganjar Pranowo itu siap meniru program jaminan yang memberi perlindungan bagi puluhan ribu pekerja sosial keagamaan

Provinsi Jateng Tiru Sulut, Belajar Program Jaminan Sosial BPJS TK Bagi Pekerja Sosial Keagamaan 
Tribun Manado/Fernando Lumowa
Penyerahan cinderamata oleh Wagub Jateng Taj Yazin Maimoen kepada Asisten I Sekprov Sulut, Edison Humiang didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja masing-masing daerah di sela jamuan makan malam bagi Pemprov Jateng di Pirates Cafe, Marina Plaza Manado, Rabu (17/07/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Program jaminan sosial bagi pekerja sosial keagamaan yang digagas BPJS Ketenagakerjaan (BPJS TK) dan Pemprov Sulut ternyata menarik bagi Pemprov Jateng. 

Pemda yang dipimpin Ganjar Pranowo itu siap meniru program jaminan yang memberi perlindungan bagi puluhan ribu pekerja sosial keagamaan.

"Itu berawal saat kami menerima Anugerah Paritrana yang diserahkan Wapres Jusuf Kalla. Ada yang menarik usai penyerahan di Istana Negara," kata Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen dalam jamuan makan malam bersama Pemprov Sulut dan BPJS TK Manado di Pirates Marina Plaza, Rabu (17/07/2019).

Katanya, saat itu Kepala Dinas Tenaga Kerja membisikinya, Jateng perlu belajar ke Sulut yang punya program jaminan sosial bagi tokoh agama.

"Kebetulan pula, Kota Bitung juga menerima Anugerah Paritrana untuk kategori kota. Itulah kenapa kami yang 52 orang ini malam ini ke sini," kata Maimoen.

Pemda Jateng berencana memberikan perlindungan bagi tokoh agama. Karenanya, mereka datang belajar program yang sudah lebih dulu diterapkan Sulut.

Berita Populer:

Inilah Sosok yang Siap Pulangkan Habib Rizieq untuk Saksikan Pelantikan Jokowi-Maruf, Siapakah Dia?

* Selama 27 Tahun Hidup dan Menyendiri di Hutan, Pria Ini Ngaku Sudah 1.000 Kali Lakukan Ini

* 5 Video HOT Kanit Ditreskrimsus Dilihat Bhayangkari: Perlu Saya Tunjukkan ke Kapolda Bahkan Kapolri

"Sebelumnya kami memberi insentif ke 171 ribuan tokoh agama tapi itu kurang . Kedepan, kami akan shift dengan jaminan sosial lewat BPJS Ketenagakerjaan," kata Maimoen yang gemar berpeci.

Rombongan 'studi banding' dari Jateng bukan sembarang. Dipimpin Wagub, disertai Deputi Direktur BPJS TK Wilayah Jateng, Moch Triyono; Kepala Disnaker Jateng, Karo Kesra Jateng, Kepala Dinas Tenaga Kerja se- Jateng, Kepala BPJS TK se-Jateng dan beberapa Sekda.

"Kita bawa 52 orang pejabat ke sini. Kami serius menerapkan ini. Jika tak ada aral APBD Perubahan kami alokasikan ataupun paling lambat tahun depan jalan," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved